blog counter

Hot News


Opini


    Selalu Sepi, Kemenhub Tawarkan Bandara Kertajati Pada India dan Arab

    • Rabu, 28 Desember 2022 | 12:09:00 WIB
    • 0 Komentar


    Selalu Sepi, Kemenhub Tawarkan Bandara Kertajati Pada India dan Arab
    Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022). (Kemenhub)

    JuaraNews, Jakarta – Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat yang masih sepi itu ditawarkan kepada beberapa investor asing. Hal tersebut diungkap oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.


    Dikatakan Budi, India dan Arab Saudi ditawarkan untuk ikut mengembangkan Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Penawaran kepada kedua negara itu, dilakukan oleh Kemenhub dan Pemprov Jabar untuk menumbuhkan geliat di Bandara Kertajati, serta mendedikasikan penerbangan langsung ke Kertajati.


    "Artinya, dari India dan Saudi berminat untuk membeli saham dari Kertajati dengan harapan ada interest khusus pada masyarakat internasional, sehingga konektivitas Kertajati itu bertambah," papar Budi Karya Sumadi pada Jumpa Pers Akhir Tahun 2022 dan Outlook Kegiatan 2023, Selasa (27/12/2022).


    Mengenai rencana itu, Budi mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo menyambut dengan baik upaya untuk mengembangkan potensi Bandara Kertajati yang saat ini baru fokus melayani penerbangan umrah saja.


    “Ke depannya, Kertajati diharapkan juga bisa melayani kargo dan maintenance, repair, and operation (MRO),” kata Budi.


    Adanya potensi investasi dari India dan Arab Saudi atas investasi pada bandara Kertajati itu, dikatakan Budi merupakan hasil sejumlah lawatan Kemenhub ke luar negeri. Bahkan Budi menyampaikan Kemenhub pun telah mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) untuk menarik kerja sama pengembangan konektivitas udara di dalam negeri tersebut.


    Dalam lawatan itu, Budi mendorong agar sejumlah maskapai dari negara-negara tersebut untuk memperbanyak penerbangan langsung ke Indonesia.


    "Pada dasarnya untuk Saudi [Airlines], Qatar [Airways], Etihad, dan Emirates kami minta penerbangan silahkan dalam jumlah yang lebih besar," ujarnya.


    Untuk diketahui, India melalui GMR Group sebelumnya telah bergabung dengan PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II dalam mengelola Bandar Udara Kualanamu, Sumatra Utara, sebagai international hub.(*)

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak bagi Bisnis
    Komisi III DPRD Jabar Bantah Kabar BIJB Akan Dijual ke Asing
    Peringati Imlek, Dago Smart Valley Bagi-bagi Angpao ke Calon Pembeli dan Pengunjung
    Peduli Masyarakat, PT PPA Gandeng PPSDM Geominerba Tingkatkan Kompeten SDM
    Investasi 2023 Ditarget Rp1400 Triliun, Syaratnya Stabilitas dan Pemimpin yang Kuat dan Tegas
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads