blog counter

Jusuf Kalla: Jangan Khawatir dengan Resesi, Menkeu Jangan Menakut-nakuti

  • Kamis, 3 November 2022 | 16:57:00 WIB
  • 0 Komentar


Jusuf Kalla: Jangan Khawatir dengan Resesi, Menkeu Jangan Menakut-nakuti

 

JuaraNews, Bandung - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani, untuk tak menakut-nakuti masyarakat dengan kemungkinan terjadinya resesi ekonomi pada tahun 2023 mendatang.

 

Hal itu dikemukakannya dalam dialog ekonomi terbatas bertajuk "Menakar Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Krisis Global" di kediaman Ketua Dewan Pembina Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Jabar, Agung S. Sutisno, Kamis (3/11)

 

"Saya telepon Menkeu. Ga bener ini kita punya Menkeu yang nakut-nakutin seolah ekonomi mau kiamat. Energi dan pangan kita masih sangat kuat. Jangan samakan dengan negara lain," kata Wapres yang akrab dipanggil JK ini.

 

Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat. "Listrik kita surplus. Batubara berlimpah. Minyak memang ada impor, tapi kita masih bisa genjot produksi sendiri. Eksportir dari Kalimantan, Sulawesi atau Jabar kini dapat keuntungan lebih banyak."

 

JK mengingatkan para peserta diskusi --yang sebagian besar adalah pengusaha-- atas krisis yang terjadi pada tahun 1998. Saat itu, resesi tak bersifat nasional. Buktinya, orang Sulawesi bergembira. Kalau sebelumnya naik haji harus jual coklat sebanyak 5 ton, saat krisis malah cukup dengan 1 ton.

 

Begitupun saat ini, krisis hanya terjadi di beberapa negara Amerika dan Eropa, tapi bukan di Asia, termasuk lndonesia. "Pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai 7,5%, Filipina 7%, Malaysia 6%, kita di 5%, jadi ga perlu terlalu dikhawatirkan," jelas mantan Ketum DPP Partai Golkar ini.

 

"Saya telepon Sri mulyani eh kamu jangan takut-takutin orang. Orang nanti pada beli dolar, rupiah semakin anjlok.Inflasi bukan sesuatu yg harus dikhawatirkan, karena akan mendorong orang untuk tingkatkan produksi. Perusahaan bangkrut bukan karena inflasi, tapi karena salah urus, mungkin karena utang terlalu banyak," kata JK. (*)

ude

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Transaksi Temu Bisnis dan Pameran Produk OPOP 2022 Capai Rp42,1 Miliar
Konvensi Nasional Rancangan SKKNI, KKNI dan Skema Okupasi Dorong Pemulihan Sektor Parekraf
El Royale Hotel Bandung Adakan Nobar Piala Dunia 2022
Pegadaian Kanwil Bandung Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Pegadaian Taman 3000 Mangrove dan 50 Ekor Tukik
Berita Terdahulu

Editorial


    iklan qposaja

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads