blog counter

Hot News


Opini


    Selaras Alam dan Homestay, Konsep Wisata Jabar 2022

    • Jumat, 18 Februari 2022 | 11:44:00 WIB
    • 0 Komentar


    Selaras Alam dan Homestay, Konsep Wisata Jabar 2022
    Kawah Putih di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, menjadi salah satu lokasi wisata alam andalan Jawa Barat. (net)

    JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar pada 2022 akan berfokus mengembangkan konsep wisata alam tanpa merusak alam.

     

    Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Jabar Benny Bachtiar, sesuai arahan Gubernur, dalam pengembangan wisata alam di Jabar sama sekali tidak boleh merusak atau mengubah alam, tetapi harus ada nilai tambahnya.

     

    "Seperti di perkebunan teh, jangan mengubah lanskap kebun tehnya, tetapi cukup dengan membuat skywalk dari kayu, lalu menjadi instagramable," ujar Benny Bachtiar di Kota Bandung, Jumat (18/2/2022).

     

    Demikian juga dengan konsep homestay. Menurut Benny, Jabar akan terus mendorong pengembangan konsep tersebut agar masyarakat di sekitar lokasi wisata mendapat menafaat ekonomi langsung dari wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

     

    "Tinggal kita mendorong peningkatan kualitas ruang tidur yang rapi, kemudian toilet atau kamar mandi yang berstandar internasional, misalnya. Kan itu kesan pertama yang akan dinilai wisatawan ketika mereka melakukan homestay," ujar Benny.

     

    Benny bercerita, era tahun 80-an di Pangandaran belum ada hotel banyak seperti sekarang, maka konsep homestay yang digunakan.

     

    "Nah itu akan kita coba hidupkan dan kembangkan kembali di objek wisata kita sekarang," terangnya.

     

    Seperti diketahui, Disparbud Jabar meluncurkan West Java Calendar of Event (Coe) 2022. Ada 50 event yang akan ditampilkan di seluruh kabupaten/kota sepanjang tahun 2022, untuk menarik wisatawan.

     

    "50 event itu hasil kurasi dari 260 event yang diajukan kabupaten/kota, setelah disaring oleh para ahli, maka ada 50 event yang dinilai layak jual. Karena seperti pesan Pak Gubernur, kita harus menampilkan atraksi wisata yang layak jual, dan harus sesuai selera pasar" pungkas Benny. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Lanjut di 2023, Kuota Kartu Prakerja Disiapkan Untuk 1,5 Juta Penerima
    Penyesuaian Kenaikan Harga BBM Picu Meningkatnya Tekanan Inflasi IHK
    Tingkatkan Pelayanan, PT PIL dengan PT Gapura Angkasa Tandatangani MoU
    BIJB Kertajati Bakal Layani Penerbangan Umrah di 2022
    Tol Cibitung-Cilincing Resmi Beroperasi, Distribusi Barang ke Tanjung Priok jadi Lebih Cepat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads