Hot News


Inspirasi


    WJIS 2020 Diluncurkan, Jabar Komitmen Tingkatkan Investasi

    • Senin, 16 November 2020 | 16:33:00 WIB
    • 0 Komentar


    WJIS 2020 Diluncurkan, Jabar Komitmen Tingkatkan Investasi
    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka West Java Investment Summit (WIJS) 2020 dari Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Senin (16/11/2020). (istimewa/humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung - Investasi merupakan mesin ampuh yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi Jawa Barat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

     

    Karena itu, Jabar berkomitmen meningkatkan investasi dan mempertahankan predikat Jabar sebagai provisi terdepan dalam hal investasi.

     

    Demikian dikatakan Gubernur saat membuka West Java Investment Summit (WIJS) 2020 dari Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Senin (16/11/2020).

     

    WJIS 2020 dilaksanakan berbeda dari tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 membuat acara yang diikuti 700 investor ini dilangsungkan melalui telekonferensi secara online.

     

    Konsep acara yang disuguhkan pun sangat futuristik, dengan mengusung tema ‘Invest in West Java for Better Future: Live, Work, and Play’.

     

    “Potensi beberapa wilayah di Jabar memiliki banyak alasan yang sangat kuat bagi para investor untuk menanamkan modal, meskipun saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Terlebih yang paling penting adalah infrastruktur berkualitas bisa hadir di Provinsi Jabar,” kata Emil saat menjadi keynote speaker pada acara WJIS 2020.

     

    Menurut Emil, kekuatan lain yang dimiliki oleh Pemprov Jabar adalah kualitas sumber daya manusia. Rata-rata SDM masyarakat Jabar selalu memiliki kegigihan yang tinggi untuk berdaya saing dan sangat berkualitas di berbagai bidang.

     

    “Jabar merupakan wilayah yang paling kompetitif dan produktif di Indonesia, dan saya yakin bisa bersaing dengan negara tetangga, semacam Thailand serta Vietnam,” tutupnya.

     

    Di tempat sama, Kepala BI Perwakilan Jabar Herawanto mengatakan WJIS 2020 merupakan momen tepat untuk menyiapkan fondasi kuat setelah pandemi Covid-19. “Ini saat yang tepat, maka dari itu semua pihak harus mendukung,” kata Herawanto.

     

    Menurut catatat BI, pertumbuhan ekonomi Jabar mengalami perbaikan dari asalnya Triwulan II/2020 minus 11 persen, kini di Triwulan III minus 8,95 persen. “Kuncinya ada di pemerintah kabupaten/kota, bagaimana mereka menyediakan regulasi yang mempermudah proyek-proyek ini,” kata Herawanto.

     

    Kemudahan berinvestasi yang di antaranya dilakukan melalui adaptasi kebiasaan baru, otomatis akan mendorong tingkat konsumsi rumah tangga.

     

    “Dengan realisasi (investasi) cepat, akan meningkatkan konsumsi rumah tanggga yang sebelumnya anjlok atau minus 5,92 persen, tapi setelah pelonggaran PSBB menjadi minus sekitar 2 persen,” sebut Herawanto. (*)

     

    Oleh: JuaraNews / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yod Mintaraga: Petani Jabar belum Banyak Sentuh Permodalan Perbankan
    Perda APBD Disahkan, Ridwan Kamil: Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 jadi Prioritas Utama
    Pulihkan Turisme Jabar, Pemprov Tawarkan 76 Proyek Pariwisata di WJIS 2020
    Hingga November 2020, Investasi di Jabar Capai Rp380 Triliun
    Rebana Metropolitan Diproyeksikan Serap 4,3 Juta Tenaga Kerja
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads