banner 500x188

Absen Hadapi PSM, Bojan Hodak: Igor Akan Duduk di Bangku Cadangan, Tidak Ada Masalah

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dipastikan tidak bisa mendampingi pasukannya saat menghadapi PSM Makassar, Minggu (17/5/2026) malan.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dipastikan tidak bisa mendampingi pasukannya saat menghadapi PSM Makassar, Minggu (17/5/2026) malan. (foto: persib.co.id)

JuaraNews, Bandung – Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dipastikan tidak bisa mendampingi pasukannya saat melakoni laga Pekan 33 Super League 2025-2026, menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-pare, Minggu (17/5/2026) malam.

Coach Hodak mengatakan, tidak ada dirinya di pinggir lapangan saat bertanding, bukanlah masalah besar. Pasalnya, persiapan tim sudah dilakukan seperti biasanya sehingga anak-anak asuhnya akan siap menghadapi laga nanti. Hodak menegaskan, dirinya secara langsug memimpin semua sesi latihan. Sementara untuk hari pertandingan, pasukannya akan didampingi asistennya, yakni Igor Tolic.

Pelatih asal Kroasia ini pun percaya asistennya tersebut bisa melakukan tugasnya dengan baik. Pasalnya, kondisi ini bukan yang pertama dialami tim Persib Bandung. Sebelumnya, Igor Tolic pernah memimpin skuat Maung Bandung, ketika Hodak absen karena hukuman akumulasi kartu kuning.

Baca Juga: Umuh Muchtar Ungkap Provokasi Oknum Jakmania ke Skuad Persib di Bandara 

Hodak sendiri total sudah menerima 6 kartu kuning. Itu artinya, pelatih 55 tahun tersebut absen mendampingi tim untuk ketiga kalinya, karena hukuman bagi pelatih dan official berlalu untuk setiap 2 kartu kuning yang diterima. Sebelum laga kontra PSM, Coach Hodak dua kali absen mendampingi Marc Klok dan kawan-kawan. Yakni saat Persib dijamu Malut United di laga tunda Pekan 12 pada 14 Desember 2025. Kala itu, saat bertandang ke Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Persib kalah 2-0 oleh Malut. Lalu di Pekan 23, menjamu Madura United di Stadion GBLA, 26 Februari 2026, yang saat itu dimenangkan Persib dengan skor 5-0.

“Saya melakukan semua latihan, kami akan merencanakan segalanya, dan kemudian Igor akan duduk di bangku cadangan (mendampingi tim). Itu saja, tidak ada masalah, dia sudah melakukannya (untuk ke-) tiga kali tahun ini,” ungkap Hodak seusai memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (13/5/2026).

Baca JugaUsai Bobol Gawang Persija, Adam Alis Alihkan Fokus ke Laga Berikutnya

 

Tanpa Barba dan Luciano, Bojan Hodak: Kami Masih Punya 22 Pemain

Selain tak bisa didampingi Bojan Hodak, tim Persib pun kehilangan sejumlah pemain kuncinya. Wakil kapten, Federico Barba dan Luciano Guaychocea dipastikan absen, juga karena akumulasi kartu kuning. Kedua pemain mendapatkam sanksi larangan bermain karena sudah mengoleksi 4 kartu kuning. Terakhir mereka menerima kartu kuning saat menghadapi Persija Jakarta pada laga Pekan 32 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) lalu, sehingga di laga berikutnya kontra PSM, harus absen. Bagi Barba, ini untuk pertama kalinya absen karena hukuman akumulasi kartu kuning, sedangkan Lucho sebelumnya pernah dua kali absen karena mendapat hukuman kartu merah.

Di luar Barba dan Lucho, Coach Hodak pun tidak bisa menurunkan bek Layvin Kurzawa. Mantan pemain Pariz Saint-Germain (PSG) ini harus menepi hingga akhir musim karena mengalami cedera hamstring yang didapatnya saat menghadapi. Kurzawa yang baru masuk lapangan pada menit 62, menggantikan Lucho, harus ditarik keluar lapangan setelah merumput selama 18 menit. Kurzawa yang sempat mengalami benturan dengan pemain Persija tersebut, akhirnya digantikan oleh Dedi Kusnandar pada menit 80.

Baca Juga: Cedera Hamstring, Layvin Kurzawa Absen Bela Persib Bandung hingga Akhir Musim

Kendati sejumlah pemain bakal absen, Hocak menegaskan timnya siap tampil menghadapi PSM. Ia menegaskan, pihaknya akan memaksimalkan waktu persiapan. Setelah pulang dari Samarinda seusai menghadapi Persija, timnya mempunya waktu 3 hari untuk mempersiapkan tim sebelum terbang ke Pare-pare.

Menurutnya, kondisi para pemainnya pun dalam keadaan bagus, hanya Kurzawa yang bakal absen. Ia pun berharap kondisi Kurzawa tidak buruk dan bisa cepat pulih dalam waktu dekat. “Pertandingan (lawan PSM) tanpa Barba dan Luciano. Tapi, kami punya 22 pemain dan mereka harus menunjukkan performa terbaik,” tegasnya.

Meskipun menatap laga dengan optimistis, pelatih 55 tahun tersebut mengingatkan pasukannya untuk tetap waspada. Hodak menegaskan PSM adalah tim yang tangguh dan bisa menyulitkan timnya. “Pertandingan yang sulit, tapi kami selalu berusaha untuk mendapatkan hasil positif di laga tandang,” pungkas Hodak.

Laga kedua terakhir di Super League musim ini memang sangat penting bagi skuat Persib dalam upayanya menyabet gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun musim ini. Saat ini, Persib maih memimpin klasemen dengan mengoleksi 75 poin. Namun posisi Maung Bandung di puncak klasemen, tidak aman, karena raihan poinnya sama dengan Borneo FC yang menempati peringkat 2. Untuk meraih trofi, Persib wajib memenangi 2 laga sisa. Setelah menghadapi PSM, pada laga pamungkas di Pekan 34, Persib akan menjamu Persijap Jepara di Stadion GBLA pada 23 Mei mendatang. Jika sampai terpeleset di salah satu lagu, dan di pihak lain, Borneo berhasil meraih kemenangan di 2 laga sisa, maka hattrick juara yang diincar, akan musnah. (den)