banner 500x188

Server Down Orang Tua Murid Kesulitan Daftar SPMB 2025

Disdik Jabar menyatakan kesiapan penuh dalam melaksanakan tes terstandar untuk jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. 
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2025. 

JuaraNews, Bandung – Hari kedua Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran baru 2025/2026 di Kota Bandung diwarnai server down, Rabu (11/6/2026).

Hal itu dikeluhkan Raden Rohimat yang hendak mendaftarkan anaknya masuk sekolah SMA Negeri di Kota Bandung secara online.

Raden mengaku tidak dapat mengakses website untuk melakukan registrasi akun atau pendaftaran SPMB 2025 yang dilakukan secara daring di laman spmb.jabarprov.id.

“Server Down. Sejak jam 09.00 Pagi tadi sampai sekarang jam 1 siang masih saja belum bisa diakses,” katanya kepada JuaraNews.com, Rabu (11/6/2025).

Raden Rohimat menayangkan server down saat pendaftaran SPMB 2025 dan meminta Disdik untuk segera mencarikan solusi.

Tahap SPMB 2025

Untuk diketahui, Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025/2026 secara dilaksanakan secara online.

Pelaksanaan SPMB di Jabar terbagi menjadi dua tahap. Pendaftaran SPMB tahap I untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB akan dibuka secara online pada 10–16 Juni 2025.

Untuk jenjang SMA, pendaftaran tahap I dibuka melalui tiga jalur, yaitu, jalur domisili (35%), jalur afirmasi (30%) dan jalur mutasi (5%).

Sementara itu, jenjang SMK membuka pendaftaran melalui jalur domisili terdekat (10%), jalur afirmasi (30%), jalur mutasi (5%), serta jalur persiapan kelas industri (20%).

Sedangkan untuk SLB, tidak diberlakukan sistem jalur seperti SMA dan SMK. Seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian jenis kebutuhan khusus calon murid (yang ditentukan melalui hasil diagnosis dari tim ahli, psikolog, medis, atau resource centre) dengan SLB yang dituju.

Kemudian SPMB tahap II akan dibuka tanggal 24 Juni sampai 1 Juli 2025. Untuk jenjang SMA dibuka jalur prestasi akademik (30 %), prestasi non akademis (kuotanya ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan/sekolah).

Sedangkan untuk SMK dibuka jalur prestasi akademik (30 %) dan non akademik (5 %). Untuk SLB sama seperti tahap I. (Bas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *