JuaraNews, Bekasi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, menegaskan pentingnya pengawasan dan optimalisasi pendapatan daerah guna mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/10/2026).
Dalam rapat tersebut, Ratnawati turut memberikan sejumlah masukan strategis terkait evaluasi capaian dan optimalisasi target pendapatan daerah. Menurutnya, pengelolaan pendapatan harus berjalan maksimal agar pemerintah memiliki ruang fiskal yang memadai untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Ratnawati mengatakan, pencapaian target pendapatan daerah perlu diimbangi dengan pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, serta pengawasan yang konsisten.
Baca Juga: 9 Fraksi DPRD Jabar Tekankan Prioritas Rakyat dalam Perubahan APBD 2025
“Optimalisasi pendapatan daerah harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin setiap potensi pendapatan dapat dikelola secara maksimal dan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Ratnawati.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam memastikan kebijakan anggaran berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka pendapatan, tetapi juga memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran dan memberikan dampak langsung terhadap pelayanan publik serta pembangunan daerah.
“Sinergi dan pengawasan harus terus diperkuat. Pengelolaan keuangan daerah harus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, sehingga anggaran yang bersumber dari masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (dsp)







