banner 500x188

IBS Foundation Perluas Akses Pendidikan Qurani, Program Jejak Qurani Jangkau 10 Titik di Jawa Barat

IBS Foundation melalui program Jejak Qurani terus berupaya memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat.

JuaraNews, Bandung – IBS Foundation melalui program Jejak Qurani terus berupaya memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat.

Hingga pertengahan Mei 2026, program ini telah menyalurkan amanah para donatur kepada 10 titik penerima manfaat yang tersebar di wilayah Bandung Barat, Sukabumi, Cianjur, hingga Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Program Jejak Qurani menyasar berbagai lembaga pendidikan dan pembinaan keislaman, mulai dari Masjid Jami, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Rumah Qur’an, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), hingga Pondok Pesantren.

Baca Juga: IBS Foundation Salurkan Al-Qur’an dan Perlengkapan Sekolah ke Santri Yatim di Solo

Penyaluran ini menjadi bagian dari ikhtiar IBS Foundation dalam mendukung lahirnya generasi Qurani, khususnya di wilayah Jawa Barat bagian selatan yang masih memiliki sejumlah daerah dengan karakteristik 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Melalui program tersebut, IBS Foundation menyalurkan berbagai kebutuhan pendukung pendidikan Al-Qur’an, seperti mushaf Al-Qur’an, Iqro, kitab pembelajaran Islam, serta dukungan beasiswa pendidikan bagi para santri.

Beberapa penerima manfaat di antaranya adalah MDT Nurul Iman, Batujajar yang menerima 40 Al-Qur’an, 10 Iqro, dan 30 Kitab Al Barzanji; Himmatul Aliyah, Saguling dengan bantuan 35 Al-Qur’an dan 15 Iqro; serta Pondok Pesantren Darul Mubtadi’in, Sindangkerta yang menerima 40 Al-Qur’an dan 25 Iqro.

Baca Juga: IBS Foundation Sabet Tiga Penghargaan di Zakat Awards 2025

Selain itu, dukungan juga diberikan kepada sejumlah pondok pesantren lainnya, seperti Pondok Pesantren Nurul Qur’an, Gunung Halu melalui penyaluran Kitab Al Barzanji, Pondok Pesantren Shuffah Almustanir, Cibeber dengan 84 Al-Qur’an, serta Pondok Pesantren Al Muhajirin, Curug Kembar dengan 60 Al-Qur’an, 10 Iqro, dan 25 Kitab Al Barzanji.

Program Jejak Qurani juga menjangkau Pondok Pesantren Shohibul Qur’an, Cijati dengan bantuan 35 Al-Qur’an dan 10 Iqro. Sementara untuk wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, IBS Foundation turut menghadirkan dukungan pendidikan melalui program beasiswa bagi para santri di Rumah Qur’an Munzalan, Arjasari sebanyak 3 santri, Ponpes Indonesia Berkah, Sukasari sebanyak 3 santri, serta Kuttab Alfatih, Gedebage sebanyak 2 santri.

Perwakilan IBS Foundation menyampaikan bahwa program Jejak Qurani hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pembelajaran Al-Qur’an yang masih terbatas di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Kolaborasi Kemanusiaan, LAZ IBS Foundation Himpun Dukungan untuk Warga Terdampak Bencana Sumatera

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya menjadi penyaluran Al-Qur’an secara fisik, tetapi menjadi jalan untuk menghadirkan keberlanjutan pendidikan Qurani bagi anak-anak dan para santri. Setiap mushaf yang diberikan adalah bagian dari ikhtiar untuk mencetak generasi yang dekat dengan Al-Qur’an,” ujar perwakilan IBS Foundation.

Melalui program ini, IBS Foundation berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem pendidikan Islam yang inklusif dan berkelanjutan. Program Jejak Qurani menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa akses belajar Al-Qur’an dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan keagamaan.

Dengan dukungan para donatur, IBS Foundation berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program pendidikan dan dakwah, sekaligus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani di masa depan. (dsp)