JuaraNews, Bandung – MMC Outsider Indonesia menggelar Musyawarah Nasional (Munas) sekaligus anniversary ke-38 di Dago Heritage, Kota Bandung, Sabtu (8/8/2026).
Ketua Munas MMC Outsider Indonesia, Hendrix, mengatakan Munas kali ini menjadi forum untuk memilih pimpinan atau yang dalam istilah internal organisasi disebut “Brain” untuk periode empat tahun mendatang, lantaran masa kepengurusan periode 2022-2026 telah berakhir.
“Hari ini, 8 Agustus 2026, kami dari MMC Outsider Indonesia melaksanakan Musyawarah Nasional. Kepengurusan periode 2022 sampai 2026 sudah selesai, sehingga kami mengadakan Munas untuk memilih Brain untuk empat tahun ke depan,” kata Hendrix.
Pelaksanaan Munas di Dago Heritage menurutnya tak lepas dari dukungan berbagai pihak terutama Dewan Presidium MMC Outsider Indonesia.
Baca Juga: AHY: BMTH Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Bali, Bukan Sekadar Marina
“Kebetulan Munas kali ini kami adakan di Dago Heritage. Kami mendapat bantuan dari Dewan Presidium, di antaranya Kang Wiman dan Kang Oboy, serta dukungan teman-teman kepanitiaan sehingga kegiatan ini bisa terselenggara,” ungkapnya.
MMC Outsider Indonesia saat ini memiliki 26 chapter yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Namun, kondisi geografis menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam menghadirkan seluruh perwakilan chapter secara langsung di lokasi.
“Dari 26 chapter, ada 18 chapter yang mewakilkan hadir secara langsung di sini. Sisanya mengikuti melalui Zoom nasional. Jadi pada prinsipnya seluruh chapter tetap terlibat dalam Munas,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Ketua Presidium Munas, Oboy, menjelaskan forum tersebut tidak hanya membahas pemilihan Brain, namun beberapa persoalan internal organisasi, perkembangan chapter, hingga usulan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) bakal dibahas.
“Dalam Munas sekaligus Anniversary ke-38 ini, kami membahas beberapa isu yang ada di klub, termasuk perkembangan klub dan dinamika masing-masing chapter yang berbeda-beda. Kami juga melakukan pemilihan ketua atau presiden yang biasa kami sebut Brain,” kata Oboy
“Beberapa pekerjaan rumah kami adalah aturan di chapter. Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga ada perbedaan syarat menjadi anggota maupun aturan seperti touring wajib. Bandung, Makassar dan Singkawang tentu memiliki kondisi yang berbeda,” ucapnya.
Lebih lanjut Oboy menuturkan, Munas kali ini juga membahas penggunaan istilah-istilah internal yang menjadi identitas MMC Outsider Indonesia.
“Kami juga melakukan beberapa revisi tentang istilah yang digunakan di klub. Lambang kami adalah burung kondor dan kami memiliki istilah-istilah yang cukup khas,” ucapnya.
“Selain Brain sebagai pemimpin, pengurus disebut Heart. Beberapa istilah lainnya juga akan disesuaikan dalam perubahan AD/ART dan administrasi,” tuturnya
Pembahasan Munas juga diarahkan pada penyusunan kalender kegiatan dan strategi pengembangan organisasi ke depan dengan tujuan keberadaan Outsider Indonesia semakin kuat dan menjangkau berbagai aspek kehidupan komunitas bermotor di Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Mastermind MMC Outsider Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap kepengurusan organisasi, termasuk siapa pun yang nantinya terpilih melalui Munas.
“Kami sebagai Mastermind akan men-support kepengurusan tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, siapa pun yang nanti terpilih. Tugas kami hanya membimbing dan memantau sesuai dengan apa yang telah dibuat sejak awal, agar tidak melenceng dari tujuan klub ini,” kata Mastermind MMC Outsider Indonesia, Gin Gin Kurniadi.
Menurutnya, kinerja kepengurusan periode sebelumnya sudah berjalan dengan baik. Pihaknya berharap, untuk kepengurusan berikutnya dapat lebih meningkatkan pencapaian tersebut.
“Untuk kepengurusan yang sekarang sudah baik. Nanti ke depannya harus lebih baik lagi dan memberikan dampak positif, sehingga klub ini semakin kokoh dan kuat, semakin maju, serta chapter-chapter semakin solid,” harapnya.
Anniversary ke-38 Momentum Mempererat Silaturahmi

Sementara, itu Anniversary Outsider Indonesia ke-38 menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antarklub dan komunitas motor di Indonesia.
Ketua Pelaksana Anniversary Outsider Indonesia ke-38, Erwan Firdaus, berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan untuk menjadi wadah berkumpulnya para anggota Outsider dari berbagai daerah sekaligus membangun hubungan yang semakin erat di antara komunitas motor.
“Untuk rangkaian kegiatan di anniversary ini, yang pertama adalah Munas dari pagi sampai sore. Kemudian dari sore baru dilanjutkan dengan seremonial Anniversary Outsider Indonesia yang ke-38,” kata Erwan.
Pada perayaan ulang tahun ke-38 ini, MMC Outsider Indonesia juga mengagendakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
“Kami juga melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat dan sekitarnya sebelum rangkaian seremonial dimulai. Jadi, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.







