banner 500x188

KONI Jabar Matangkan Persiapan Porprov 2026 

KONI Jabar gelar konferensi pers terkait persiapan Porprov 2026. (foto: juaranews/rahman)

JuaraNews, Bandung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat terus mematangkan berbagai aspek persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 November mendatang,

Sejumlah koordinasi dilakukan bersama Panitia Besar (PB) Porprov, Technical Delegate (TD), serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut berjalan sukses.

Saat sesi konferensi pers, Selasa (2/6/2026), Ketua KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana, mengakui masih terdapat beberapa kendala dalam proses koordinasi antara Panitia Besar cabang olahraga dengan Technical Delegate.

Meski demikian, pihaknya telah mengingatkan seluruh PB cabang olahraga agar segera menyelesaikan tahapan koordinasi yang diperlukan.

Baca Juga: KONI Kota Bandung Perkuat Dukungan bagi Atlet dari Asuransi hingga Pendidikan

“Memang pada titik koordinasi dengan Technical Delegate masih ada keterlambatan yang dilakukan oleh beberapa PB cabang olahraga,” katanya.

“Namun kami sudah mengingatkan agar proses tersebut segera dilakukan dan sebagian besar sudah mulai berjalan,” ujarnya di Gedung Koni Jabar, Kota Bandung.

Persiapan Porprov menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab Panitia Besar semata, melainkan melibatkan banyak unsur yang saling berkaitan.

Sebagai ajang multi-event yang mempertandingkan puluhan cabang olahraga, berbagai kebutuhan teknis dan administratif harus dipenuhi secara bertahap dan terukur agar pelaksanaan pertandingan dapat berlangsung lancar.

Baca Juga: Jelang Porprov Jabar 2026, Sejumlah Cabor Hadapi Kendala Anggaran

KONI Jawa Barat melalui Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) terus melakukan pengawalan terhadap seluruh proses persiapan.

“Kami ingin menyampaikan kepada khalayak bahwa Porprov ini senantiasa terus disiapkan, persiapan-persiapan yang harus dipenuhi untuk pertandingan yang bersifat multi-event seperti ini, terus kami kerjakan bersama,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Budiana berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pemerintah kabupaten dan kota tetap terjaga hingga pelaksanaan Porprov nanti.

Karena menurutnya, dalam Porprov nanti semua dapat menyaksikan kehebatan-kehebatan atlet-atlet yang membela kabupaten/kotanya.

“Dan itu tentunya tidak hanya pada unsur atau aspek seperti itu, tetapi itu membuktikan bahwa ada proses yang berkesinambungan, saling kait-mengkait antara pembinaan prestasi, fasilitasi olahraga di satu kabupaten/kota, dan juga perhatian, ya, eksekutif maupun legislatif terhadap dunia olahraga di kabupaten/kota,” jelasnya.

Jawa Barat sendiri memiliki status sebagai provinsi olahraga berprestasi yang telah berulang kali menjadi juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dengan demikian, menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh insan olahraga Jawa Barat untuk terus menjaga kualitas penyelenggaraan dan pembinaan atlet.

“Kita adalah provinsi juara. Dengan status sebagai juara umum PON berturut-turut, maka segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan baik,” ungkapnya.

“Banyak daerah lain yang belajar dan bertanya kepada Jawa Barat tentang bagaimana membangun prestasi olahraga. Ini yang harus kita pertahankan,” tegasnya.

Meski demikian, Budiana menegaskan bahwa tujuan utama KONI Jawa Barat bukan sekadar mengejar pujian atau pengakuan dari daerah lain. Namun, jajaran KONI dan pengurus cabang olahraga hanya berupaya menjalankan tugas pembinaan dan pengabdian untuk Jabar.

“Kalau kemudian Jawa Barat menjadi kiblat pembinaan olahraga nasional, saya kira itu bonus. Kami bekerja semata-mata untuk mengabdi kepada Jawa Barat,” katanya.

Porprov XV Jawa Barat 2026 Digelar Sesuai Jadwal

KONI Jabar gelar konferensi pers terkait persiapan Porprov 2026. (foto: juaranews/rahman)
KONI Jabar gelar konferensi pers terkait persiapan Porprov 2026. (foto: juaranews/rahman)

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov XV Jawa Barat 2026, Andrian Tejakusuma, mengatakan persiapan pelaksanaan Porprov terus menunjukkan perkembangan positif.

Selain itu, ia mengatakan Sekretaris Daerah Jawa Barat sudah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk segera mempersiapkan keikutsertaan dalam Porprov 2026.

Surat tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pelaksanaan Porprov tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

“Dengan keluarnya surat dari Pak Sekda kepada seluruh kabupaten dan kota, maka berbagai keraguan mengenai pelaksanaan Porprov sudah terjawab,” katanya.

“Surat tersebut menegaskan bahwa seluruh kontingen harus mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti Porprov,” jelasnya.

Sebelumnya masih beredar berbagai spekulasi terkait kepastian pelaksanaan Porprov. Bahkan saat melakukan kunjungan ke daerah tuan rumah, pihaknya sempat menerima pertanyaan mengenai kemungkinan ajang tersebut ditunda atau tidak jadi dilaksanakan.

“Kami juga mendengar berbagai isu yang berkembang di masyarakat maupun di lingkungan olahraga. Bahkan ada tuan rumah yang sempat bertanya apakah Porprov jadi atau tidak,” ujarnya.

“Dengan adanya surat resmi tersebut, kami berharap semua pihak tidak lagi ragu dan dapat fokus menyiapkan pelaksanaan Porprov secara maksimal,” tegasnya.