banner 500x188

KONI Kota Bandung Perkuat Dukungan bagi Atlet dari Asuransi hingga Pendidikan

Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi (tengah). (foto: juaranews/rahman)
Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi (tengah). (foto: juaranews/rahman)

JuaraNews, Bandung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung terus memperkuat program pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan kesejahteraan atlet melalui berbagai program strategis yang dijalankan bersama Pemerintah Kota Bandung.

Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, mengatakan dalam kegiatan terbaru terdapat dua fokus utama yang menjadi perhatian pihaknya.

Selain program pembinaan yang disiapkan KONI Kota Bandung, pemerintah juga turut memberikan perhatian melalui pemberian kadeudeuh bagi atlet berprestasi.

“Ada dua informasi. Pertama tentang program KONI Kota Bandung dan kedua dari pemerintah mengenai pemberian kadeudeuh kepada atlet Kota Bandung,” katanya di Gedung KONI Kota Bandung, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Jelang Porprov 2026, KONI Kota Bandung Gelar Tes Fisik Atlet 

Pembinaan atlet menurutnya harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya berfokus saat kompetisi berlangsung. Untuk itu, KONI Kota Bandung langsung menindaklanjuti hasil tes fisik atlet yang sebelumnya digelar dengan sejumlah program lanjutan.

Salah satu program yang segera dijalankan ialah pemberian dana operasional pembinaan. Selain itu, atlet-atlet potensial yang diproyeksikan meraih medali pada ajang mendatang akan mendapatkan perhatian khusus.

Program pembinaan menyasar juga cabang olahraga beregu yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap target perolehan medali Kota Bandung.

“Kami memberikan insentif tunjangan prestasi kepada atlet calon peraih medali emas, termasuk latihan khusus bagi calon peraih medali perak dan perunggu,” ungkapnya.

Baca Juga: NPCI Kota Bandung Awasi Ketat Klasifikasi Atlet Peparda

KONI Kota Bandung juga memperkuat perlindungan bagi atlet dan pelatih dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah atlet penerima tunjangan prestasi dan latihan khusus telah diasuransikan. Jadi ini bukti pemerintah mendukung atlet agar aman ketika berlatih maupun bertanding,” ujarnya.

Perlindungan asuransi menurutnya, menjadi kebutuhan penting mengingat tingginya risiko cedera yang dihadapi atlet dalam latihan maupun pertandingan.

KONI Kota Bandung juga memperkuat sektor layanan kesehatan atlet. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Kota Bandung.

Beberapa rumah sakit yang telah bekerja sama di antaranya Rumah Sakit Murni Teguh, Rumah Sakit Hermina, dan Rumah Sakit Mayapada.

“Kami mempersiapkan layanan kesehatan atlet di wilayah Bandung Timur, Selatan, dan pusat kota agar penanganan cedera bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Penyediaan layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari komitmen KONI dalam menjaga kesejahteraan atlet secara menyeluruh.

KONI Kota Bandung Perkuat Dukungan bagi Atlet dari Asuransi hingga Pendidikan. (foto: juaranews/rahman)

Aspek Pendidikan

Kemudian, KONI Kota Bandung juga memperhatikan aspek pendidikan atlet. Saat ini, pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi.

Hal itu bertujuan agar atlet berprestasi tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Nuryadi menegaskan bahwa atlet tidak boleh kehilangan masa depan akademiknya karena fokus menjalani karier olahraga.

“Kami ingin atlet yakin bahwa setelah lulus SMA mereka tetap bisa kuliah dan tidak mengalami putus pendidikan,” harapannya.

Beberapa perguruan tinggi bahkan disebut telah menyediakan kuota beasiswa penuh untuk atlet Kota Bandung. Dukungan serupa juga datang dari lembaga pendidikan Taruna Bakti.

Selain itu, KONI Kota Bandung kini tengah menjajaki kerja sama dengan Universitas Widyatama dan Universitas Jenderal Achmad Yani.

“Mereka ingin atlet nasional dan internasional menjadi bagian dari perguruan tingginya. Ini menjadi peluang besar bagi masa depan atlet Kota Bandung,” ungkapnya.

Kolaborasi di bidang pendidikan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga, tetapi juga memiliki kualitas akademik yang baik.

Pada kesempatan tersebut, Nuryadi menegaskan bahwa seluruh program pembinaan KONI Kota Bandung tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan pemerintah daerah.

Sehingga, Nuryadi mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan kadeudeuh kepada atlet-atlet berprestasi pada ajang Popda, Popnas, Peparda, hingga Peparnas sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka membawa nama Kota Bandung.