JuaraNews, Bandung – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Zona Integritas PPSDM Geominerba Tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai PPSDM Geominerba serta tamu undangan dari unsur pengawasan dan pimpinan instansi.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat PPSDM Geominerba, Bapak Bayu Nugroho, setelah sebelumnya diawali dengan pengarahan dari Plt. Kepala Pusat PPSDM Geominerba, Ibu Nur Widyasari.
Baca Juga: Saeful Bachri: Integritas dan Keberanian Jadi Kunci Kepemimpinan Visioner
Turut hadir dalam kegiatan ini Inspektur V Inspektorat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bapak Arif Fajarudin, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber utama pada sesi sosialisasi.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pembacaan Deklarasi Kepatuhan Anti Penyuapan yang disampaikan oleh penyelenggara, Bapak Handoko Setiadji, bersamaan dengan laporan kegiatan Sosialisasi Zona Integritas.
Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen kolektif seluruh pegawai PPSDM Geominerba untuk menjaga integritas, menolak segala bentuk gratifikasi, serta mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel.
Baca Juga: PPSDM Geominerba Tingkatkan Daya Saing SDM Jateng Lewat Pelatihan Tambang dan Geopark
Pada sesi acara inti, Inspektur V Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, Bapak Arif Fajarudin, memaparkan materi sosialisasi Zona Integritas secara komprehensif kepada seluruh peserta.
Sosialisasi ini mencakup pemahaman mengenai kriteria dan indikator penilaian WBK/WBBM, strategi pembangunan zona integritas, serta pentingnya keterlibatan aktif seluruh pegawai dalam mendukung proses tersebut.
Zona Integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang telah berkomitmen membangun sistem pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Kolaborasi PPSDM Geominerba dan Guangxi Zishan Mining Edukasi Investor Tiongkok di Indonesia
Pencanangan Zona Integritas menjadi langkah awal menuju predikat WBK bagi satuan kerja yang berhasil memenuhi indikator pengungkit di bidang manajemen perubahan, penataan tata laksana, manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat PPSDM Geominerba, Bapak Bayu Nugroho, mengajak seluruh pegawai untuk bersama-sama mewujudkan PPSDM Geominerba sebagai lembaga yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Ia menegaskan bahwa integritas bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan nilai dan budaya kerja yang harus dipegang teguh oleh setiap insan PPSDM Geominerba dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Baca Juga: Kolaborasi Seskoad dan Pemkot Bandung Wujudkan Zona Bebas Sampah
Melalui sosialisasi ini, PPSDM Geominerba menegaskan tekadnya untuk terus bergerak maju dalam proses reformasi birokrasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dunia usaha di sektor geologi, mineral, dan batubara. (dsp)







