banner 500x188

Misi Balas Dendam Bali United di Kandang Persib Bandung

Pelatih Bali United Johnny Jansen mengusung misi balas dendam saat timnya bertandang ke markas Persib Bandung, Minggu (12/5/2026).
Pemain Bali United merayakan gol lke gawang PSBS Biak pada laga Pekan 26 Super League 2025-2026, 6 April lalu, (foto: ileague)

JuaraNews, Bandung – Pelatih Bali United Johnny Jansen mengusung misi balas dendam saat timnya bertandang ke markas Persib Bandung pada laga Pekan 27 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (12/5/2026).

Pada laga putaran pertama,  1 November 2025 lalu, tim Serdadu Tridatu menyerah 0-1 dari Persib di kandangnya, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, setelah Mirza Mustafic diganjar kartu merah. Namun, menurut Jan Jansen, kondisi timnya saat ini berbeda. Apalagi setelah meraih kemenangan 6-1 atas PSBS Biak pada pekan lalu, kondisi mental anak-anak asuhnya sedang naik.

Ia menyebut kemenangan besar 6-1 dari PSBS bukan sekadar soal 3 poin, tapi momentum kebangkitan tim. Apalagi dominasi permainan terlihat jelas dengan penguasaan bola mencapai 59 persen dan total 23 tembakan ke gawang lawan.

Baca JugaMasih Negosiasi, Bojan Hodak Segera Perpanjang Kontrak dengan Persib Bandung

Catatan tersebut menjadi sinyal bahwa Bali United mulai menemukan ritme terbaiknya. Coach Jansen pun optimistis, pola permainan timnya yang berhasil menggulung PSBS, bisa diterapkan dengan baik di GBLA.

“(Menghadapi Persib) Bandung adalah pertandingan berbeda, mereka memiliki (pemain) banyak kualitas. Namun, kepercayaan diri kami tumbuh setelah skema serangan melawan (PSBS) Biak berjalan sukses. Kami akan membawa cara bermain itu ke Bandung,” ungkap Jansen, dikutip laman resmi Bali United.

Dengan kondisi tim yang lebih matang dan kepercayaan diri yang meningkat, Bali United berambisi membalas kekalahan pada putaran pertama. Dia menegaskan timnya tidak akan mengubah filosofi permainan. Pola menyerang cepat dengan eksploitasi ruang di belakang lini pertahanan lawan tetap menjadi andalan.

“Kami membawa bola ke depan dan berlari di belakang pemain bertahan. Itu adalah permainan yang kami inginkan,” tegas Jansen.

Baca Juga: Tinggal Tunggu Waktu, Teja Paku Alam Pecahkan Rekor Clean Sheet Terbanyak di Liga Indonesia

 

Waspadai Kualitas Pemain Persib yang Lebih Merata

Coach Jansen menyadari tantangan yang dihadapi akan jauh berbeda. Persib, sebagai pemuncak klasemen, memiliki kualitas yang jauh lebih merata di semua lini. Saat ini, Persib telah mengemas 61 poin dari 19 kemenangan, 4 imbang, dan 3 kekalahan. Sedangkan Bali United menduduki peringkat 10 dengan koleksi 36 poin dari 9 kemenangan, 9 imbang, dan 8 kekalahan.

Pelatih berpaspor Belanda tersebut pun mewaspadai skuat mewah Maung Bandung yang kini diperkuat sejumlah pemain berlabel timnas, seperti Thom Haye, Eliano Reijders, Marc Klok, dan Beckham Putra. Belum lagi kehadiran 11 pemain asing yang selalu menjadi andalan Pelatih Persib Bojan Hodak. Kendati demikian, Coach Jansen yakin pasukannya bisa merepotkan lini pertahanan Persib.

“Kami tahu ada perbedaan kualitas lawan yang akan kami hadapi (dibanding PSBS), tapi akan kami antisipasi. Pertemuan sebelumnya kami mampu menguasai pertandingan namun kami harus bermain dengan 10 pemain setelah menerima kartu merah. Hasilnya kami kebobolan di menit akhir yang berujung pada kekalahan,” terang mantan pelatih  PEC Zwolle tersebut. (den)

Baca JugaIni Jadwal Pertandingan Pekan 27 Super League 2025-2026