banner 500x188

Saeful Bachri Dorong Petani Kakao Bandung Naik Kelas Lewat Studi Banding ke BRMP Sukabumi

Saeful Bachri mendorong peningkatan kapasitas petani kakao Kabupaten Bandung melalui studi banding ke BRMP Kakao Sukabumi.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Saeful Bachri.

JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri, mendorong peningkatan kapasitas petani kakao Kabupaten Bandung melalui kegiatan studi banding ke Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar (BRMP) Kakao di Sukabumi.

Kegiatan ini bertujuan memperkaya pengetahuan dan teknologi budidaya kakao, khususnya bagi para petani pemula.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Jabar, ia menggandeng BRMP Kakao, konsorsium, dan petani setempat menggelar kegiatan di Parungkuda, Sukabumi, guna memperkuat pengembangan kakao daerah pada Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Syaeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao di Jawa Barat, Petani Disiapkan Benih Gratis

Saeful Bachri menegaskan bahwa sektor kakao memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah. Melalui studi banding ini, tim memperkenalkan teknik perakitan varietas unggul, pengujian mutu benih, serta penerapan teknologi budidaya yang lebih modern dan efisien kepada para petani.

“Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci agar petani tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan inovasi di lapangan,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara legislatif, lembaga riset, dan kelompok tani mampu mempercepat peningkatan produktivitas serta kualitas kakao Kabupaten Bandung. Kualitas yang lebih baik akan memperkuat daya saing produk kakao lokal di pasar regional maupun nasional.

Baca Juga: A Yamin Dorong Penguatan Fungsi Pengawasan terhadap Pelaksanaan APBD

Wawasan Baru, Petani Optimalkan Nilai Ekonomi Kakao

Dalam kegiatan ini, para petani juga memperoleh wawasan tentang pengelolaan pascapanen dan strategi pemasaran. Mereka dapat menikmati nilai tambah komoditas kakao secara langsung.

“Upaya ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan serta memperkuat ketahanan sektor perkebunan di Jawa Barat,” pungkas Saeful Bachri. (dsp)