JuaraNews, Bandung – Sekda Jabar Herman Suryatman membantah berkembangnya isu alokasi anggaran untuk Lembur Pakuan di Kabupaten Subang yang merupakan milik pribadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Menurut Herman, anggaran untuk Lembur Pakuan tidak ada alokasinya. Terlebih dalam proses melakukan efesiensi anggaran di lakukan secara transparan dan akuntabal. Termasuk pada bidang pariwisata dan kebudayaan.
BACA JUGA: Reaktivasi Rel Kereta Api di Jawa Barat Jangan Sekedar Omon-omon
‘’Jadi tidak ada alokasi khusus untuk anggaran Lembur Pakuan,’’ ujar Herman kepada wartawan belum lama ini, Sabtu (26/04/2025).
Meski begitu, alokasi untuk bidang pariwisata dan kebudayaan tetep ada dengan tujuan menggerakan perekonomian masyarakat. Namun tetap di lakukan secara akuntabel.
BACA JUGA: Cara Hasilkan Uang Dalam Waktu Singkat untuk Youtuber Pemula!
Herman mengatakan, beberapa penataan kawasan wisata akan tetap di lakukan pada tahun ini. Selain itu ada juga penyelenggaran pentas seni budaya hingga penerbitan buku budaya.
Untuk pentas seni budaya, rencanannya akan tersebut diberbagai wilayah di Jawa Barat. Sedangkan rencana penerbitan buku budaya sebelumnya akan ada riset kompherhensif.
BACA JUGA: Polda Jabar Usut Penggelapan Dana Hibah di Tasikmalaya
‘’Riset komprehensif budaya Jawa Barat di lakukan secara ilmiah yang akan melibatkan profesional dari berbagai bidang terkait,’’ ujar Herman.
Program Gubernur Jabar Nganjang ka Warga
Selain itu, alokasi anggaran kegiatan safari Pembangunan Gubernur Jawa Barat masih tetap ada. Namun Herman menyangkal bahwa kegiatan tersebut bukan dalam bentuk perjalanan dinas atau kunjungan pejabat.
BACA JUGA: Ungkap Peran Riantono Hembuskan Isu Bandung Poek untuk Pengadaan PJU
‘’Itu lebih kepada terobosan untuk memberikan layanan gratis jemput bola kepada masyarakat,’’cetus Herman.
Selain itu, Safari Pembangunan juga di isi dengan kegiatan dialog bersama warga pada malam harinya dan di isi dengan pertujukan seni dan budaya.
BACA JUGA: 10 Jabatan Kadis di Pemprov Jabar akan Diisi dari Kabupaten/Kota, Begini Mekanismenya!
Untuk kegiatan Gubernur ini akan di lakukan tiap pekan dengan berkeliling ke pelosok kabupaten/kota, kegiatan ini juga telah di lakukan sebanyak 2 kali di Gedung Pakuan dan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.
‘’Ini misalnya acara yang di kemas dengan tagline Nganjang ka Warga, dengan pagelaran seni budaya untuk warga Jawa Barat,’’ pungkas Herman. (edt)







