banner 500x188

Saeful Bachri: Pendidikan Demokrasi sebagai Dasar Warga Negara Kritis

Anggota DPRD Jawa Barat H. Syaeful Bachri berencana mengembangkan budidaya kakao di Kabupaten Bandung dan seluruh daerah di Jabar.
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Demokrat, Saeful Bachri. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Pentingnya pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula untuk membentuk warga negara yang kritis, sadar akan hak dan kewajiban serta mampu berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam demokrasi.

Pendidikan ini membekali pemilih pemula dengan pemahaman untuk menolak politik uang dan hoaks, serta memberikan dasar yang kuat untuk menentukan pilihan berdasarkan gagasan yang berkualitas.

Baca Juga:Saeful Bachri Minta Pemprov Jabar Perkuat UMKM untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat Saeful dari Fraksi Demokrat Saeful Bachri pada kegiatan DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi di SMAN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (19/10/2025).

Acara yang bertajuk DPRD Mengabdi Dalam Pendidikan Demokrasi tersebut berlangsung dari dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB yang bertempat di ruangan Multimedia dan dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa – siswi SMAN 1 Baleendah.

Baca Juga:Pulihkan Ekosistem Lingkungan, Badega Tanam Pohon di Lahan Kritis

Saeful Bachri menyampaikan pentingnya pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula terutama yang baerusia 16 hingga 17 tahun untuk mendorong peningkatan partisipasi aktif dalam pemilu, serta mengurangi potensi kecurangan atau konflik.

Dengan pemahaman yang benar, katanya pemilih pemula akan memiliki kesadaran yang lebih kuat akan peran dan tanggung jawab mereka dalam sistem demokrasi, yang akan memperkokoh sistem itu sendiri.

”Para pemilih pemula khususnya para pelajar akan mendapatkan pemahaman tentang mekanisme pemilihan umum, peran partai politik, dan asas-asas demokrasi agar mereka dapat berpartisipasi secara efektif dan mereka dapat memahami bagaimana sistem pemerintahan bekerja, termasuk peran DPRD dalam membuat kebijakan publik,” ungkap Saeful.

Baca Juga:Eiger Tanam 1,8 Juta Pohon untuk Pulihkan Lahan Kritis di Puncak Bogor

“Melalui pendidikan demokrasi, diharapkan tercipta karakter pemilih yang sadar politik, bertanggung jawab, dan memiliki integritas, yang kelak akan menjadi agen perubahan positif.” harapnya.

Selain Saeful Bachri hadir dalam acara tersebut Tatan Munandar sebagai narasumber serta Jaka Harlis Antasari salah seorang motivator. Mereka dihadirkan untuk memberikan materi tentang Pendidikan Demokrasi, Organisasi dan motivasi kepada para peserta yang terdiri dari kalangan generasi Gen Z.

Baca Juga:HUT ke-80 Jawa Barat, Saeful Bachri: Semoga Semakin Maju

Organisasi pemuda memiliki peran vital dalam pendidikan demokrasi karena mereka menjadi agen perubahan, tempat penyemaian bibit-bibit pemimpin masa depan, dan sarana untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda. (Bas)