JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Saeful Bachri, menegaskan pentingnya integritas dan keberanian dalam pengambilan sebuah keputusan.
Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan di Markas DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Baleendah, pada Sabtu (21/2/2026).
Dalam dialog tersebut, Saeful Bachri menyampaikan bahwa kepemimpinan menuntut tanggung jawab moral yang kuat dan keberanian menentukan arah kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.
Simak Juga: Program MBG Dongkrak Ekonomi Desa, Saeful Bachri Minta Warga Aktif di Rantai Pasok
Saeful menilai bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir dalam kepemimpinan, melainkan sarana untuk menghadirkan manfaat nyata, melahirkan kebijakan yang adil, serta memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
“Kepemimpinan bukan soal jabatan, tetapi soal integritas dan tanggung jawab moral. Pemimpin harus berani mengambil keputusan yang benar dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Saeful Bachri.
Sebagai anggota komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan politik membutuhkan diskusi terbuka, musyawarah, dan analisis menyeluruh.
Simak Juga: Dialog Politik Mahasiswa, Saeful Bachri Buka Ruang Diskusi di DPC Demokrat
Aspirasi Rakyat sebagai Dasar Kebijakan yang Konsisten
Ia menekankan pentingnya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjaga konsistensi terhadap arah kebijakan organisasi.
“Setiap keputusan harus melalui pertimbangan matang. Kami mendengar aspirasi kader dan masyarakat, lalu menyelaraskannya dengan kebijakan organisasi agar keputusan tetap tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan visioner menuntut keberanian menghadapi dinamika internal dan tekanan politik.
Simak Juga: Saeful Bachri: Dukung Program Koperasi Merah Putih, Tekankan Penguatan SDM
Menurutnya, pemimpin yang kuat tidak menghindari tantangan, tetapi menjadikannya dasar untuk melahirkan kebijakan yang adil dan berkelanjutan.
“Generasi muda harus berani menjadi agen perubahan. Jaga integritas, perkuat nilai demokrasi, dan jangan ragu mengambil keputusan yang benar meski penuh tantangan,” katanya.
Saeful Bachri berharap kunjungan akademik tersebut mampu memperluas wawasan mahasiswa tentang praktik kepemimpinan politik sekaligus memotivasi mereka menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan yang kritis, visioner, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia politik dalam mencetak pemimpin muda Jawa Barat yang berkarakter dan berintegritas. (dsp)







