banner 500x188

PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung Perkuat Kompetensi Penyiar Digital

PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung Perkuat Kompetensi Penyiar Digital
PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung Perkuat Kompetensi Penyiar Digital. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jawa Barat resmi menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Bandung sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa di era siaran digital.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Kampus Stikom Bandung, Jalan Ibrahim Adjie No. 57, Kota Bandung Senin (20/10/2025). Ketua PRSSNI Jabar, Yusuf Siregar, dan Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Djamaluddin Malik menandatangani kesepakatan tersebut.

Baca Juga:Stikom Bandung Kembali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

Kolaborasi ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus kolaborasi ini untuk meningkatkan kemampuan praktis mahasiswa di bidang keradioan dan televisi digital.

Ketua PRSSNI Jabar, Yusuf Siregar, mengatakan pelatihan praktis akan segera digelar sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut.

“Siaran radio sekarang bukan hanya audio, tapi juga visual seperti televisi. Siaran musik kini dapat tampil dalam bentuk video, sehingga dunia radio juga membutuhkan kameramen dan tenaga kreatif visual,”kata Yusuf.

Dia menjelaskan, pelatihan akan menitikberatkan pada praktik di studio radio, mencakup penyiaran, manajemen program, dan pemasaran radio. PRSSNI Jabar juga tengah menyiapkan lembaga sertifikasi profesi untuk mahasiswa dan masyarakat umum yang tertarik berkarir di bidang penyiaran.

Baca Juga:Kurikulum 2013 vs Kurikulum Merdeka: Fleksibilitas, Tantangan, dan Harapan

Langkah Strategis Perkuat Keterampilan Mahasiswa

Sementara itu, Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Djamaluddin Malik, menyambut baik kerja sama tersebut. Dia menilai, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keterampilan mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja.

“Lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Dunia kerja menuntut kompetensi praktis. Karena itu, Stikom Bandung kini menerbitkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang memuat capaian prestasi dan kompetensi mahasiswa,”kata Dedy.

Dedy menambahkan, tujuan utama pendidikan tinggi adalah mencetak lulusan yang mandiri dan profesional. “Tugas Stikom adalah menciptakan ekosistem pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri komunikasi,” kata dia.

Baca Juga:Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Gandeng Kadin dan HIPMI Perkuat Sinergi Bisnis

Melalui kerja sama ini, PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung berharap dapat mencetak generasi muda penyiar yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing tinggi di industri media dan komunikasi digital. (Bas)