banner 500x188

Polisi Tangkap Resbob, Pelaku Ujaran Kebencian Suku Sunda

Polisi Tangkap Resbob, Pelaku Ujaran Kebencian Suku Sunda
Polisi Tangkap Resbob, Pelaku Ujaran Kebencian Suku Sunda. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Polisi menangkap YouTuber Resbob atau pemilik nama asli Mochamad Adimas Firdaus Putra di Jawa Timur, Senin (15/12/2025).

Resbob pelaku ujaran kebencian di media sosial (Medsos) yang viral karena menghina suku sunda dan viking kelompok suporter Persib Bandung.

Baca Juga:Bumi Sadayana, Rumah Makan Sunda di Bandung dengan Berbagai Menu Terbaik

Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan proses hukum terhadap Resbob akan ditangani penyidik Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jabar, meski laporan dengan objek yang sama juga dilayangkan masyarakat Sunda ke Polda Banten dan Polda Metro Jaya.

“Setelah rangkaian pemeriksaan awal selesai di Jakarta, pelaku akan dipindahkan ke Bandung untuk menjalani proses penyidikan lanjutan,” tuturnya.

Hendra menegaskan, pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:5 Keunikan Suku Kajang Ammatoa di Bulukumba

Adapun, Polda Jabar telah menerima laporan dari Viking Pusat, organisasi pendukung Persib Bandung dengan laporan tercatat LP: B/674/XII/2025/SPKT Polda Jabar tertanggal 11 Desember 2025, dan laporan dari Rumah Aliansi Sunda Ngahiji terhadap Resbob.

Sebelumnya, viral video memperlihatkan Resbob sedang menyetir mobil lalu menghina secara terang-terangan suku Sunda. Bahkan, Resbob menghina pendukung klub sepak bola Persib Bandung yaitu Viking.

“Viking an*. Anj viking anj*. Bonek Viking sama saja, tapi yang anj** hanya Viking,” ucap Resbob.

Baca Juga:Panduan Lengkap SIM Keliling Kota Bandung! Jadwal, Syarat, dan Biaya Terbaru

Tak berhenti sampai di situ, Resbob membawa-bawa suku Sunda untuk dihina. “Semua orang Sunda anj***,” kata Resbob.

Resbob mengakui bahwa rekaman itu benar adanya, merupakan momen saat dirinya live streaming di Surabaya tiga hari lalu terhitung video klarifikasi diunggah pada Kamis, 11 Desember 2025.

Resbob pun telah meminta maaf atas ucapannya yang telah menyakiti seluruh orang suku Sunda.

“Saya sadar ucapan saya tersebut sangat sensitif, dan tidak ada alasan pembenaran untuk hal itu. Hal itu di luar daripada kesadaran saya yang mengakibatkan kecelakaan murni,” kata Resbob dalam video klarifikasi yang diunggah di Instagram.

Baca Juga:Jadwal, Syarat, dan Biaya Terbaru Pelayanan SIM Keliling Bandung

“Oleh karenanya, izinkan saya memohon maaf dunia akhirat lahir batin yang setulus-tulusnya dan yang sebesar-besarnya,” ucapnya. (Bas)