JuaraNews, Bandung – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau progres pembangunan Jalan Layang (Flyover) Nurtanio, Jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Bandung, Jumat (12/12/2025) sore.
AHY mengatakan, kedatangannya ke Kota Bandung kali ini karena ingin melihat langsung progres pembangunan Flyover Nurtanio yang semula ditargetkan bisa rampung pada Mei 2025 tersebut.
“Saya hari ini bisa secara langsung, secara fisik melihat progres pembangunan flyover yang sudah dinantikan oleh warga Bandung di Nurtanio,” ungkap AHY kepada wartawan seusai meninjau langsung Flyover Nurtanio.
Baca Juga: Tinjau Posko Layanan Telekomunikasi Sumatera, Menko AHY Pastikan Percepatan Penanganan Darurat
Dalam kunjungan lapangannya tersebut, AHY memastikan pembangunan flyover sepanjang 550 meter yang menghubungkan Jalan Abdul Rahman Saleh dan Jalan Nurtanio (Garuda) tersebut bakal rampung pada akhir 2025 ini. AHY menjelaskan, flyover yang di bangun di atas jalur perlintasan kereta api tersebut menelan anggaran sekitar Rp62 miliar, dan saat ini progresnya sudah mencapai 87,71 persen.
“Lebar yang dikerjakan dan sudah diaspal adalah 10,5 meter ditambah parapet sehingga total lebarnya menjadi 11,5 meter. Saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 87,7 persen. Mudah-mudahan pada akhir bulan atau akhir tahun 2025 dapat selesai sehingga menjadi kado yang baik untuk warga Bandung,” ucap AHY didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Roy Rizali Anwar dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Bahkan, menurut AHY, mungkin saja Flyover Nurtanio ini di buka atau di fungsikan sementara pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun, AHY menegaskan, keputusan tersebut berada di pihak Ditjen Bina Marga, karena aspek teknis dan keamanan harus menjadi prioritas.
“Kita lihat nanti. Yang jelas, semuanya harus pasti proper sebelum masyarakat gunakan, baik kekuatan aspal maupun keamanannya,” tegas AHY menjawab pertanyaan wartawan.
“Mudah-mudahan ini bisa kita kawal sampai tuntas dan masyarakat dapat segera menikmatinya,” sambungnya.

Mengurai Kemacetan akibat Perjalanan Kereta Api
Dengan adanya Flyover Nurtanio ini, jelas AHY, akan menurunkan waktu tundaan perjalanan kendaraan akibat perjalanan kereta api yang semula rata-rata mencapai 15 menit per sekali lintasan. Hal itu pun sekaligus menurunkan waktu tempuh kendaraan dari dan ke Jalan Abdul Rahman Saleh dan Jalan Nurtanio, dengan kecepatan operasional rata-rata 30 km per jam. Selain itu juga mengurangi titik kemacetan di Kota Bandung akibat perlintasan kereta api.
AHY menyebutkan, Flyover Nurtanio merupakan fasilitas yang sudah lama di nantikan masyarakat. Pasalnya, kawasan tersebut kerap menjadi titik kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta api.
“Selama ini terjadi kemacetan yang berdampak pada transportasi masyarakat, termasuk barang dan jasa. Dengan adanya flyover ini, persoalan itu bisa terurai,” ujar AHY.
“Harapannya setelah flyover ini berfungsi, kemacetan dapat terurai secara signifikan dan waktu tempuh perjalanan bisa berkurang. Headway kereta yang sebelumnya 15 menit juga dapat di persingkat,” jelasnya.
Baca Juga: Pejabat Jadi Tersangka, Wali Kota Bandung Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal

Tingkatkan Konektivtas di Kota Bandung
Pada kesempatan sama, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, Flyover Nurtanio akan menjadi titik awal penting bagi peningkatan konektivitas di Bandung Raya. “Alhamdulillah, dengan ini satu titik kemacetan bisa terurai. Yang menggembirakan, flyover ini juga makin mendekatkan kita pada realisasi elektrifikasi kereta Padalarang-Rancaekek,” ujar Farhan.
Menurutnya, jika proses elektrifikasi dapat di wujudkan dalam 2 tahun ke depan, mobilitas masyarakat akan meningkat pesat. Farhan pun berharap, Flyover Nurtanio ini bisa segera di gunakan oleh masyarakat, bahkan saat masa Nataru
“Mudah-mudahan ya. Pokoknya tanggal 24 (Desember) malam, kita buka pelan-pelan ya. Lalu tanggal 31, juga kita upayakan. Mudah-mudahan tolong doanya ya Allah, bismillah,” ucap Farhan.
Setelah Flyover Nurtanio ini rampung, jelas Farhan, ke depannya pihak Pemkot Bandung dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, berencana membangun 2 flyover lainnya. Yakni di Bundaran Cibiru dan Setopan Gedebage, Jalan Soekarno Hatta. “Mudah-mudahan bisa segera terwujud,” kata Farhan. (den)







