banner 500x188
Opini  

Ketua Perbasi Jabar Ungkap Kriteria Ideal Pemimpin Olahraga Jabar Berikutnya 

Ketua Perbasi Jawa Barat, Epriyanto Kasmuri. (foto: dok pribadi)

JuaraNews, Bandung – Insan olahraga Jawa Barat saat ini sedang tertuju pada persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Jawa Barat.

Ajang multicabang terbesar di tingkat provinsi tersebut menjadi wadah kompetisi bagi atlet dari seluruh kabupaten dan kota sekaligus menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Meski demikian, sejumlah cabang olahraga masih menantikan kepastian pencairan dana hibah yang menjadi salah satu penopang pembiayaan kegiatan.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai perhatian terkait kesiapan pelaksanaan Porprov, mengingat besarnya kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk mendukung operasional pertandingan, perangkat pertandingan, petugas, hingga kebutuhan teknis lainnya.

Ketua DPD Perbasi Jawa Barat, Epriyanto Kasmuri, menilai dinamika tersebut menjadi catatan penting dalam menatap pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Salah satu agenda utama dalam forum tersebut adalah pemilihan Ketua Umum KONI Jawa Barat untuk periode berikutnya.

Epriyanto menuturkan, berbagai tantangan yang muncul menunjukkan pentingnya kehadiran pemimpin yang tidak hanya memahami tata kelola organisasi olahraga, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Menurutnya, Ketua KONI Jawa Barat mendatang perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah, legislatif, dan para pemangku kebijakan lainnya.

Sinergi yang kuat menurut Epriyanto menjadi salah satu kunci untuk mendukung keberlangsungan program olahraga prestasi di Jawa Barat.

“Ketua KONI Jawa Barat berikutnya harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik terhadap para pemangku kebijakan serta mempunyai posisi tawar yang kuat di lingkungan organisasi maupun pemerintahan,” kata Epriyanto dalam keterangan yang diterima Kamis (4/6/2026).

“Hal tersebut penting agar seluruh program olahraga dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan mendapatkan dukungan yang optimal dari para pengambil keputusan,” jelasnya.

Lebih lanjut Epriyanto menuturkan, kepemimpinan KONI Jawa Barat ke depan juga diharapkan mampu menjembatani kebutuhan cabang olahraga dengan kebijakan pemerintah.

Dengan demikian, program pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, hingga persiapan menghadapi ajang nasional dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.

Sebagai salah satu daerah dengan tradisi prestasi olahraga yang kuat di tingkat nasional, Jawa Barat ia menilai memerlukan sosok pemimpin yang memiliki pengalaman organisasi, jaringan yang luas, kemampuan membangun kemitraan, serta visi yang jelas dalam mengembangkan ekosistem olahraga prestasi yang profesional dan berkelanjutan.

“Menjelang Musorprov 2026, momentum ini menjadi kesempatan bagi seluruh insan olahraga Jawa Barat untuk menentukan arah organisasi ke depan,” ucapnya.

“Diharapkan, kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu memperkuat peran KONI Jawa Barat, menjawab berbagai tantangan yang ada, serta terus menempatkan kepentingan atlet dan kemajuan olahraga sebagai prioritas utama,” harapnya.