banner 500x188

Hadapi Musim Kompetisi 2026-2027, Persib Bandung Gelar Latihan mulai Sabtu Ini

Persib Bandung memulai persiapan untuk menghadapi musim kompetisi 2026-2027, dengan menggelar latihan perdana pada Sabtu (11/7/2026).
Persib Bandung memulai persiapan untuk menghadapi musim kompetisi 2026-2027, dengan menggelar latihan perdana pada Sabtu (11/7/2026).

JuaraNews, Bandung – Tim Persib Bandung memulai persiapan untuk menghadapi musim kompetisi 2026-2027, dengan menggelar latihan perdana yang rencananya pada Sabtu (11/7/2026) mendatang.

Sebelumnya, tim mengagendakan latihan perdana tersebut pada Selasa (7/7/2026) lalu, namun akhirnya dimajukan beberapa hari karean kondisi para pemain belum begitu siap. Pelatih Persib Igor Tolic yang sudah kembali ke Bandung mengatakan, keputusan itu diambil karena tim pelatih ingin memberikan waktu bagi sejumlah pemain, terutama yang baru, untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca Kota Kembang, sekaligus memulihkan kondisi fisik mereka.

Kendati latihan bersama baru akan dilakukan pada akhir pekan, Tolic mengatakan, mayoritas pemain sudah mulai menjalani program latihan mandiri. Menurutnya, staf kepelatihan dan beberapa pemain sudah berada di Bandung dan mulai mempersiapkan diri secara mandiri.

“Banyak pemain sudah ada di sini (Bandung) dan mereka mempersiapkan diri sendiri. Namun, kami memiliki beberapa pemain yang perlu adaptasi, seperti terkena flu. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Igor Tolic di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (7/7/2026).

Baca JugaBaru Rekrut 6 Pemain Anyar, Persib Bandung Siap Arungi 4 Kompetisi Musim Ini

Selain faktor kesehatan dan kebugaran, kendala transportasi global turut memengaruhi kedatangan para pemain asing yang terbang dari Eropa. Tolic menyebut beberapa penerbangan transit sempat mengalami penundaan (delay).

Dengan menggeser jadwal latihan bersama ke tanggal 11 Juli, tim pelatih memiliki waktu sekitar 10 hari yang dinilai ideal untuk mematangkan persiapan untuk mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang rencananya digulirkan akhir Juli.

“Kami punya waktu sekitar 10 hari. Jadi kami bisa lebih siap untuk Piala Presiden dan meminimalkan risiko cedera,” tambah pelatih asal Kroasia ini.

Baca Juga: Umuh Muchtar Ungkap Alasan Persib Rekrut Ragnar Oratmangoen untuk Musim 2026/2027

 

Tak Usung Target Muluk di Piala Presiden 2026

Menghadapi Piala Presiden yang akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Persib sendiri tidak mengusung target muluk-muluk. Maung Bandung menjadikan Piala Presiden sebagai ajang pemanasan serta meningkatkan kebugaran fisik para pemain menjelang kompetisi resmi bergulir.

Coach Igor menegaskan, staf pelatih tidak memberikan ekspektasi tinggi kepada para pemain. Ia mengatakan, Persib akan memaksimalkan turnamen ini untuk memulihkan kebugaran serta mematangkan adaptasi pemain baru dengan atmosfer klub.

“Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain,” kata Tolic.

Pada musim ini, Persib dihadapkan pada jadwal kompetisi yang sangat padat karena mengikuti 4 ajang. Selain Piala Presiden, Persib harus melakoni kompetisi di Super League, juga di 2 kompetisi Asia, yakni AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship. Di Piala Presiden 2026, target utama yakni memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi puncak saat memasuki September ketika jadwal padat datang.

“Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi 4 kompetisi lainnya. Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September,” tambah Tolic.

Baca JugaPersib Bandung Miniatur Timnas Indonesia, Kirimkan 11 Pemain Ikuti Pelatnas

Pada Piala Presiden nanti pun, Maung Bandung kemungkinan tidak akan diperkuat sejumlah pilar yang mendapatkan panggilan tim nasional. Diketahui, sebanyak 11 pemain Persib dipanggil Timnas Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sebagai persiapan mengikuti ASEAN Championship atau Piala AFF 2026. Menghadapi situasi tersebut, tim pelatih akan mengombinasikan kekuatan para pemain asing dengan barisan pemain muda bertalenta.

“Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional,” ucapnya.

Igor mengaku akan berkomunikasi dengan timnas agar bisa menggunakan sejumlah pemainnya pada Piala Presiden nanti. “Kami belum tahu berapa banyak pemain yang yang akan kami miliki. Kami akan menjadi kombinasi dari para pemain asing dan pemain-pemain muda. Jadi, kita tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden,” pungkas Coach Igor.

Baca Juga: Balsa Sekulic Resmi Bergabung dengan Persib Bandung

 

 

Persib hadapi Arema FC pada Laga Pembuka Piala Presiden

Di Piala Presiden 2026, Persib sendiri tergabung dalam Grup A, bersama tim Super League lainnya, Arema FC, serta 2 tim asing, yakni DPMM FC (Brunei Darussalam) dan Tampines Rovers (Singapura). Semua pertandingan Grup A digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Sementara Grup B yang diisi juara bertahan Port FC (Thailand), Persija Jakarta, PSMS Medan, dan tuan rumah Persebaya Surabaya, digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan lolos ke semifinal dan kemudian final dengan format single match. “Kita akan tampilkan tontonan dari pembukaan hingga final yang berkelas dan berkualitas,” kata Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Persib akan membuka Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Arema FC di SJH, Sabtu (25/7/2026) mulai pukul 19.30 WIB. Piala Presiden 2026 merupakan gelaran ke-8 sejak pertama kali digelar pada 2015 silam. Pada edisi pertama, Persib keluar sebagai juara setelah meraih menang 2-0 atas Sriwijaya FC pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 18 Oktober 2015. (den)