JuaraNews, Bandung – Pelatih Isenmulang FC Mundari Karya menegaskan timnya datang dengan motivasi tinggi saat harus berhadapan Persib Bandung pada laga Pekan 8 Super League 2026-2027 di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (1/11/2026) mulai pukul 15.30 WIB. Bertekad Bangkit, Isenmulang FC Optimistis Bisa Curi Poin di Kandang Persib
Menjelang laga tandang berstatus krusial dengan salah satu tim terbesar di Indonesia tersebut, Mundari Karya menilai persiapan skuatnya berjalan optimal. Meski menyadari kedalaman materi pemain Persib yang bertabur bintang, ia optimistis timnya berpeluang pulang membawa hasil positif.
Isenmulang sendiri saat ini membutuhkan tambahan poin, agar bisa keluar dan menjauhi zona degradasi. Tim promosi tersebut saat ini menempati peringkat 16, dengan hanya mengoleksi 3 poin, dari hasil sekali menang, 2 kali imbang, dan 4 kekalahan. Seharusnya Isenmulang mengoleksi 5 poin, namun karena ada sanksi dari PSSI dan pihak operator Super League, nilainya dikurangi 2 sehingga tinggal 3 poin.
Baca Juga: Jamu Isenmulang FC, Coach Igor Tolic Komandoi Skuat Persib dari Tribun SJH
Empat hasil negatif yang diraih Isenmulang terjadi secara berungun di awal kompetisi. Memasuki Pekan 5, Isenmulanga mulai mengumpulkan poin dalam 3 laga terakhirnya. Dimulai dengan mengalahkan Persija Jepara (1-0), dan bermain imbang dengan Java United (1-1) dan PSIM Yogyakarata (0-0). Karena itu, tim asal Palangkara Kalimantan Tengah tersebut ingin melanjutkan tren positif dengan kembali meraih poin di Pekan 8 ini.
“Persiapan anak-anak sangat bagus dan mereka sangat bermotivasi. Memang ada beberapa penyesuaian khusus yang kami perhatikan untuk menghadapi Persib. Tapi saya pikir kami masih memiliki peluang untuk mencuri poin pada pertandingan besok,” ujar Mundari Karya dalam sesi konferensi pers jelang laga yang digelar secara daring, Sabtu (31/11/2026).
Soal tim Persib yang tampil tanpa didampingi langsung Pelatih Igor Tolic, Coach Mundari menilai hal tersebut bukan suatu keuntungan. Menurutnya, Persib adalah tim matang dengan struktur permainan yang sudah terbangun solid, sehingga absennya pelatih kepala tidak akan terlalu berpengaruh terhadap permainan di lapangan.
“Ada atau tidaknya pelatih lawan di pinggir lapangan, tidak akan mengurangi kekuatan Persib secara signifikan. Mereka tim berpengalaman dan dihuni pemain-pemain kelas atas,” tegasnya.
Baca Juga: Hadapi Isenmulang FC, Persib Siap Amankan Kemenangan di Kandang
Namun, Mundari akan memanfaatkannya dari sisi kebugaran fisik lawan. Mengingat Persib baru saja melakoni jadwal padat di kompetisi Asia pada pertengahan pekan, faktor kelelahan bisa menjadi celah yang siap dieksploitasi oleh anak-asuhnya. Kendati diakuinya, para pemainnya pun mengalami kelelahan.
“Satu hal yang mungkin bisa kami manfaatkan adalah faktor kelelahan. Mereka baru saja bertanding di Asia pertengahan pekan ini (Rabu, 28/10/2026), dan dinamika rotasi atau kelelahan fisik lawan itulah yang coba kami ambil keuntungannya,” tegas Mundari.
“Kami memang terlihat lelah, tetapi menghadapi Persib Bandung, saya yakin bisa tampil lebih bagus. Seperti yang terjadi saat menghadapi Java United,” tegasnya.
Ia sendiri tidak menginstruksikan pengawasan khusus terhadap satu atau dua pemain tertentu di skuat Maung Bandung. Karena itu, Mundari meminta pasukannya tampil kolektif dan menjaga kedisiplinan taktik sepanjang 90 menit.
“Semua pemain Persib berkualitas. Saya tidak menginstruksikan pemain untuk menjaga satu orang saja. Yang paling penting menghadapi tim seperti Persib adalah kerja sama, kekompakan lini, dan mentalitas berlaga,” pungkasnya. (den)
Baca Juga: Kembali Pimpin Tim Persib, Marc Klok Ingin Lanjutkan Tren Positif saat Jamu Isenmulang







