free hit counter code Bantu Pemenuhan Bahan Baku bagi Industri Kecil-UMKM, Pemprov Bangun Material Center Jabar - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Bantu Pemenuhan Bahan Baku bagi Industri Kecil-UMKM, Pemprov Bangun Material Center Jabar
    (humas pemprov jabar} Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar M Arifin Soedjayana.

    Bantu Pemenuhan Bahan Baku bagi Industri Kecil-UMKM, Pemprov Bangun Material Center Jabar

    • Kamis, 30 September 2021 | 20:49:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Industri kecil dan UMKM kerap kesulitan mendapatkan bahan baku industri untuk bisnis yang sedang dibangunnya.

     

    Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat akan membangun Pusat Bahan Baku (Material Center Jabar).

     

    Menurut Kepala Disperindag Jabar Arifin Soedjayana, tahap awal Material Center akan dibangun bagi keperluan UMKM hingga industri kecil dalam bidang tekstil. Tahap kedua nantinya juga untuk UMKM serta industri kecil bidang otomotif.

     

    "Mereka sebenarnya punya modal namun saat ini susah untuk mendapatkan bahan baku, hanya industri besar yang memiliki aksesnya. Akhirnya kita coba bermitra dengan pengusaha besar untuk membuat Material Center, yang sudah berjalan adalah khusus untuk tekstil dan produk tekstil," ujar Arifin dalam West Java Industrial Meeting (WJIM) 2021 di Kota Bandung, Kamis (30/9/2021).

     

    Material Center dapat menjadi wadah atau penghubung industri kecil dengan industri besar dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku pabrik mereka.

     

    Kepala Bank Indonesia Jabar Herawanto menambahkan WJIM 2021 mengusung tema ‘Peran Transformasi Digital dan Pembiayaan dalam Industri menuju Akselerasi Pemulihan Ekonomi’. WJIM merupakan forum sinergi pemerintah atau otoritas, akademisi, pelaku industri, lembaga keuangan, konsultan dan provider teknis.

     

    “Sekaligus wadah perumusan berbagai kebijakan strategis yang dapat diimplementasikan untuk mendukung percepatan transformasi industri pengolahan baik skala kecil, menengah maupun besar dalam memasuki industri 4.0," jelasnya.

     

    Menurutnya, berbagai persiapan dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan Indonesia menuju industri 4.0, mulai dari menentukan parameter kesiapan industri, membangun ekosistem dalam mengakselerasi transformasi. Perbankan ikut dihadirkan untuk merumuskan bantuan permodalan bagi kalangan UMKM.

     

    Salah satu kunci utama akselerasi pemulihan pada industri pengolahan dan juga poin penting dalam transformasi industri adalah dari sisi  rantai pasokan (supply chain). Urgensi pembiayaan juga menjadi hal penting, pendekatan dan skema pembiayaan perlu menjadi perhatian perbankan dan lembaga keuangan dengan memanfaatkan peluang pengembangan industri ke depan.

     

    "Sebagai wujud nyata dukungan terhadap sektor industri pengolahan, khususnya peguatan supply chain industri tekstil sebagai produk unggulan Jawa Barat, dalam rangkaian WJIM 2021 dilakukan peresmian Material Center Jawa Barat," tambahnya.

     

    Kehadiran material center yang digagas oleh Pemprov Jabar melalui Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Sub Divisi Manufaktur, Tenaga Kerja dan Luar Negeri dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) serta didukung penuh oleh BI dan OJK, diharapkan memberikan kemudahan akses bahan baku dan efisiensi jalur distribusi antara industri besar dengan industri kecil dan menengah di sektor industri tekstil. (*)

    jn

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Libur Idul Adha, KAI Commuter Layani 133.044 Orang
    KAI Operasikan 1.856 Perjalanan saat Libur Panjang
    Jabar Target 100 Juta Kunjungan Wisatawan di 2024
    Jaringan Listrik di IKN Bakal Terintegrasi Digital
    Most Outstanding Women 2024

    Editorial



      sponsored links