banner 500x188

Timnas Indonesia Siap Balas Dendam atas Kekalahan di Markas China

Timnas Indonesia Siap Balas Dendam atas Kekalahan di Markas China
Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi saat konferensi pers jelang laga lawan China, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/6/2025). (foto: net)

JuaraNews, Jakarta – Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi menegaskan, timnya sudah punya taktik jitu untuk meredam serangan balik cepat China yang akan dihadapi pada matchday 9 Grup C Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta, Kamis (5/6/2025) malam.

Karena itu, Emil pun optimistis timnas Indonesia bisa meraih kemenangan. Serangan balik cepat Timnas China memang jadi momok saat skuat Garuda saat bertandang ke markas lawan pada pertemuan sebelumnya. Pada laga Oktober 2024 lalu, timnas Indonesia yang saat itu di tangani Pelatih Shin Tae-yong kalah 2-1. Timnas Indonesia kecolongan lewat 2 serangan balik cepat kendati menguasai jalannya pertandingan.

Baca Juga: Patrick Kluivert Percaya Diri Timnas Indonesia Kalahkan China

Emil tak mau kekalahan itu terulang di GBK. Menurutnya, Indonesia di bawah arahan Pelatih Patrick Kluivert sudah belajar dari kesalahan dan mempunyai taktik jitu untuk menumbangkan China.

“Saya pikir kami juga mempersiapkan diri dengan cara mereka berdiri di lapangan dan cara bermain. Jadi, kami mempersiapkan diri dan mencoba situasi seperti ini selama latihan, karena kami sudah tahu tim seperti apa China,” ungkap Emil dalam sesi konferensi pers jelanag laga di GBK, Rabu (4/6/2025).

“Jadi, satu-satunya cara untuk tetap fokus sepanjang pertandingan, tentu saja, adalah bersiap dan bertindak setiap saat dengan pikiran Anda. Anda sudah tahu apa yang harus Anda lakukan, apa target Anda, hal-hal yang harus Anda lakukan. Setiap kali Anda menguasai bola, setiap kali Anda menunggu, mungkin dalam sistem kami,” sambungnya.

Baca Juga: Sasar Kemenangan di Kandang Indonesia, Timnas China Siap Main Terbuka

 

Persiapan Timnas Indonesia Sudah Matang

Emil menjelaskan, skema permainan yang akan di terapkan sudah sangat matang. Karena itu, pemain Como 1907 itu mengingatkan Timnas Indonesia untuk meminimalisasi kesalahan.

“Jadi, bola kedua akan sangat penting besok. Tentu saja, kami tidak tahu bagaimana hasilnya dalam pertandingan, tetapi ini adalah cara kami mempersiapkan diri. Kami tahu bahwa kami, seperti yang dikatakan pelatih, harus benar-benar akurat dalam mengoper,” ujar Emil.

“Tentu saja, kami mungkin akan memiliki sedikit lebih banyak waktu dalam penguasaan bola, tetapi pada saat yang sama kami harus sangat berhati-hati saat kami tidak menguasai bola. Terutama, seperti yang saya katakan, untuk mencegah karena mereka sangat bagus dalam melakukan serangan balik,” tambahnya.

Laga yang akan dimulai pukul 20.45 WIB tersebut menjadi penting, mengingat bisa menentukan nasib kedua tim di Putaran 3. Laga nanti pun sekaligus menjadi ajang balas dendam atas kekalahan di pertemuan pertama.

Baca Juga: Ini Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Hadapi China & Jepang

 

Jaga Asa Timnas Indonesia Lolos Langsung ke Putaran Final

Kemenangan pun menjadi penting karena akan membuka jalan lolos ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Saat ini, Timnas Indonesia menemati peringkat 4 klasemen sementara Grip C, dengan koleksi 9 poin. Raihan poin Indonesia tertinggal 1 poin dari Arab Saudi (10 poin) di peringkat 3, dan 4 poin dari Australia (13 poin) di posisi 2.

Sedangkan Bahrain dan China berada di peringkat 5 dan 6 dengan 6 poin. Sementara puncak klasemen dikuasai Jepang dengan 20 poin, dan sudah memastikan diri lolos otomatis ke putaran final. Indonesia masih punya berpeluang lolos langsung ke putaran final, atau setidaknya lewat Putaran 4. Dengan syarat bisa finisi di peringkat 3 atau 4 pada klasemen akhir Grup C.

Untuk lolos otomatis ke putaran final, tim Merah Putih wajib memenangi matchday 9 dan 10, lawan China dan Jepang. Sehingga nantinya akan mengoleksi maksimal15 poin. Namun syaratnya Australia hanya meraih 1 poin di 2 laga sisa. Juga Arah Saudi, maksimal hanya meraih 4 poin.

Baca Juga: Tak Ikuti TC, 4 Pemain Timnas Indonesia Langsung Gabung di Jakarta

Tim The Socceroos akan bertanding menghadapi Jepang pada 5 Juni, lalu melawan Arab Saudi pada 10 Juni 2025. Sedangkan Arab, sebelum bentrok dengan Australia, akan menghadapi Bahrain. Jika pada matchday 9 nanti, Australia kalah oleh Jepang, sedangkan Arab menang atas Bahrain, maka posisi di klasemen belum berubah. Australia dan Arab di peringkat 2 dan 3 dengan 13 poin, diikuti Indonesia di posisi 4 dengan 12 poin.

Penentuan siapa yang akan mendampingi ke Jepang ke Amerika, nantinya terjadi pada matchday 10. Andai Australia dan Arab bermain imbang, maka Indonesia bisa tampil sebagai runner-up jika berhasil mengalahkan Jepang.

 

Lebih Berpeluang Lolos lewat Putaran 4

Namun untuk mengalahkan Jepang di markasnya, cukup berat, sehingga peluang lolos otomatis dengan status runner-up Grup C pun lebih sulit. Target realistisnya, yakni lolos ke putaran final melalui Putaran 4, dengan finis di peringkat 3 atau 4.

Peluang tersebut pun terbuka lebar. Indonesia cukup harus menang lawan China, sehingga mengoleksi 12 poin, sudah memastikan tim Merah Putih lolos ke Putaran 4. Pasalnya, kalaupun Brahrain memenangi 2 laga sisa, dan nantinya memiliki poin yang sama, Indonesia lebih unggul head to head (h2h). Indonesia unggul h2h 3-2, setelah bermain imbang 2-2 di Bahrain dan menang 1-0 di Indonesia. (den)

Baca Juga: Resmi Dipanggil, Beckham Putra Satu-satunya Wakil Persib di Timnas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *