JuaraNews, Garut – MilkLife Soccer Challenge Garut (MLSC) Seri 1 2026 – 2027 yang berlangsung pada 3 hingga 8 November 2026 di Lapangan Dalem Bintang RAA Adiwijaya dan Stadion Jayaraga sukses digelar.
SDN 1 Cinunuk sukses menjadi yang terbaik pada KU 10 setelah menang tipis, 1-0 atas SDN 2 Muarasanding. Sedangkan di KU 12, SDN 1 Mekarmukti menyudahi dominasinya dengan menempati podium tertinggi turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife itu usai menaklukkan MIN 4 Garut dengan skor meyakinkan, 13-0.
Menyuplik jalannya final KU 10, Alika Nayla Putri berhasil menjadi penentu kemenangan timnya, SDN 1 Cinunuk. Minim menghasilkan peluang karena dipaksa tampil bertahan, Alika menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut berkat kecepatannya melakukan dribble bola dari garis tengah.
Cerdik memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan lawan, Alika dengan tenang mengeksekusi mengonversi peluang menjadi gol ke sisi kiri gawang.
Pelatih SDN 1 Cinunuk, Yuga Nugraha Putra mengakui jika persiapan timnya menuju MLSC Garut Seri 1 tahun ini terbilang singkat. Namun, ia mengapresiasi semangat juang anak asuhnya untuk meraih trofi tertinggi KU 10.
“Jujur saja persiapan kami mepet karena cuma satu minggu. Kami hanya instruksikan agar pemain melakukan yang terbaik dan kompak di lapangan. Alhamdulillah. Syukur bisa menang di MLSC Garut Seri 1 ini,” kata Yuga.
Baca Juga: Pertandingan Sengit dan Juara Baru Warnai MLSC Bandung Seri 2
Bergeser ke pertandingan final KU 12, SDN 1 Mekarmukti melanjutkan dominasi di turnamen dengan torehan apik. Melaju ke partai puncak dengan catatan clean sheet, ketajaman lini serang mereka menjadi momok bagi lawan dengan torehan gol yang mencengangkan. unggul 13-0 atas MIN 4 Garut, SDN 1 Mekarmukti berhasil mencetak 124 gol sepanjang turnamen tanpa sekalipun kegolan.
Raisya Rena Alfiyani dan Naffisa Aqila Himawan menunjukkan permainan eksplosif sejak kick-off. Di 15 menit pertama, Raisya Rena Alfiyani mencatatkan tujuh gol, masing-masing dicetak pada menit 1, 4, 7, 8, 11, 14 dan 15. Sementara Naffisa Aqila Himawan membukukan tiga gol di menit 5, 20 dan 13 sehingga babak pertama berakhir dengan skor 10-0.
Unggul 10 gol saat jeda istirahat, SDN 1 Mekarmukti melengkapi kemenangannya dengan tambahan tiga gol di babak kedua. Pada 15 menit terakhir, Naura Anindya Lakeisha mencetak brace di menit 17 dan 20, sebelum ditutup oleh gol Berlinda Allina Syafitri dua menit jelang laga berakhir.
Menjadi nama yang paling menonjol dalam hal catatan gol sehingga mendapat predikat sebagai top scorer, Midfielder SDN 1 Mekarmukti, Raisya Rena Alfiyani bersyukur timnya meraih gelar juara.
Mulai menekuni sepak bola sejak usia 8, Raisya yang kini berusia 11 tahun menilai intensitas latihan jelang berlaga di MLSC Garut sangat membantu tim untuk tampil percaya diri sepanjang turnamen. Sehingga tim tidak demam panggung dan membuahkan hasil terbaik di lapangan.
“Senang (jadi top scorer). Kami selalu diminta untuk rajin latihan dan disiplin mengikuti instruksi pelatih. Alhamdulillah kami bisa jadi juara,” ucap pencetak 49 gol di MLSC Garut Seri 1 2026 – 2027.
Baca Juga: Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bandung Seri 1 2025/2026
Di sisi lain, Pelatih Kepala SDN 1 Mekarmukti, Irman Muhamad Asmara bersyukur anak asuhnya memberikan performa terbaik selama turnamen. Menurutnya, tim rutin menjalani pelatihan intensif selama beberapa bulan terakhir untuk tampil maksimal di MLSC Garut Seri 1 2026 – 2027.
Selain itu, beberapa pemain dari SDN 1 Mekarmukti juga tergabung dalam I.KO.CI Football Training Camp, pusat pelatihan sepak bola wanita yang bekerja sama dan terintegrasi dengan Akademi Persib Bandung untuk membina beberapa kelompok usia dini.
“Terima kasih untuk semua pemain yang sudah bekerja keras. Semoga di Seri 2 nanti bisa lebih kompetitif lagi, bisa memotivasi untuk SD ataupun MI di wilayah Garut, supaya nanti di Nasional (MLSC All-Stars) kita akan berangkat dengan skuad terbaik mengharumkan nama Garut,” katanya.
Lebih dari itu, Irman pun mengapresiasi penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge, lantaran masih sangat minim turnamen sepak bola putri di Garut.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara MLSC. Karena untuk pembinaan usia dini, turnamen ini sangat berarti. Ketika ada wadah seperti MLSC, anak yang berbakat jadi punya jalan menuju jenjang yang lebih tinggi lagi,” tambahnya.
Baca Juga: Pantik Asa Sepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Sambangi 10 Kota

Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur
Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Hj. Ai Sadidah, mengapresiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife yang menjadikan Garut sebagai salah satu destinasi pencarian bibit-bibit muda berbakat sepak bola putri.
Menurutnya, MilkLife Soccer Challenge menjadi wadah tepat untuk membangun sepak bola putri di Indonesia dari akar rumput dan berharap ada wakil-wakil terbaik dari Garut yang bisa menorehkan prestasi membanggakan di masa depan.
“Ini sungguh hal luar biasa di penyelenggaraan pertama, berkat kerjasama banyak stakeholder. Dengan antusiasme ini, saya optimis ke depan akan lahir talenta-talenta sepak bola putri dari Garut. Untuk itu, kami juga mendorong Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Garut untuk punya SSB khusus putri, sehingga semua bisa bersinergi. Mulai dari sekolah, dinas terkait, dukungan masyarakat, guna mendorong hal-hal positif seperti itu,” ungkapnya.
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna merasa puas dengan sambutan hangat warga Garut terhadap penyelenggaraan perdana MLSC di wilayah Priangan Timur tersebut.
Selain antusiasme tinggi, kualitas dan semangat para peserta untuk berkompetisi juga menjadi angin segar untuk perkembangan sepak bola putri di Jawa Barat. Baginya, Garut bisa jadi salah satu lumbung penghasil atlet sepak bola putri usia dini di Indonesia.
“Sebagai kota baru, sambutan di Garut benar-benar di luar ekspektasi. Antusiasme 1.516 peserta yang bertanding selama sepekan ini menjadi energi positif bagi masa depan sepak bola putri di Indonesia. Sepanjang kompetisi berlangsung, kita disuguhi pertandingan yang menarik disaksikan dari kedua kelompok usia. Selamat kepada SDN 1 Mekarmukti yang sukses menjuarai KU 12 dengan rekor impresif lebih dari 100 gol dan cleansheet penuh, serta kepada sang juara KU 10 yang berhasil memenangkan pertarungan sengit di partai puncak. Ini membuktikan Garut punya banyak bibit unggul yang siap bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Baca Juga: Garut Jadi Panggung Talenta Sepak Bola Putri, 1.516 Peserta Ramaikan MilkLife Soccer Challenge
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026 – 2027:
Kategori Usia 10
- Champion : SDN 1 Cinunuk
- Runner-up : SDN 2 Muarasanding
- Semifinalis : SDN 1 Cimareme & SDN Cirapuhan
- Top Scorer : Yasmin Nur Anisa – SDN 2 Muarasanding (9 gol)
- Best Player : Alika Nayla Putri – SDN 1 Cinunuk
- Best Goalkeeper : Chelviana Maulia Anten – SDN 1 Cinunuk
- Fairplay Team : SDN 3 Cimareme
Kategori Usia 12
- Champion : SDN 1 Mekarmukti
- Runner-up : MIN 4 Garut
- Semifinalis : SDN 2 Sukatani & SDN 2 Mangkurayat
- Top Scorer : Raisya Rena Alfiani – SDN 1 Mekarmukti (49 gol)
- Best Player : Naffisa Aqila Himawan – SDN 1 Mekarmukti
- Best Goalkeeper : Suci Nurani – SDN 1 Mekarmukti
- Fairplay Team : MI Ma’arif As Shidiqiyyah. (dsp)







