JuaraNews, Bandung – H. Ujang Fahpulwaton, yang akrab disapa UF, lahir di Sukabumi pada 1969. Dari tanah kelahirannya itulah perjalanan panjangnya sebagai politisi, pengusaha, dan tokoh masyarakat dimulai.
Dalam kehidupan keluarga, Ujang Fahpulwaton didampingi sang istri, Hj. Nina. Keduanya dikaruniai empat orang anak.
Ujang dikenal sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap persoalan sosial, pembangunan daerah, dan kehidupan keagamaan.
Perjalanan politik membawanya ke DPRD Provinsi Jawa Barat sebagai anggota legislatif dari Partai Hanura periode 2009–2014.
Baca Juga: Kabar Duka, Bassis PAS Band Trisno Meninggal Dunia di Usia 55 Tahun
Di sana, ia banyak bersentuhan langsung dengan aspirasi masyarakat dan ikut mengawal pembangunan infrastruktur serta fasilitas publik, khususnya di wilayah Sukabumi.
Pengalaman tersebut semakin memperkuat kiprahnya di Partai Hanura. Ia dipercaya menjadi Ketua Bappilu DPD Partai Hanura Jawa Barat, hingga kemudian mendapat amanah di tingkat nasional sebagai anggota Dewan Penasehat DPP Partai Hanura periode 2024–2029.
Namun, dunia Ujang tidak berhenti di politik. Sebagai pengusaha, ia mendirikan PT Nawisa Indonesia Insurance Consultant & Business Agency, lembaga jasa keuangan nonperbankan yang telah dijalankannya selama sekitar 26 tahun.
Kepeduliannya terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui pendirian UF Center, wadah kajian kebijakan publik, ruang diskusi, gerakan relawan, sekaligus tempat masyarakat menyampaikan aspirasi.
Baca Juga: A Yamin Kawal Penyusunan Aturan Pengelolaan Masjid SMA Negeri 3 Sukabumi
Perhatiannya terhadap pendidikan dan nilai-nilai keagamaan turut diwujudkan melalui keterlibatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas Yayasan Pesantren Madaniah.
Dalam perjalanan sosial-politiknya, Ujang dikenal cukup vokal menyuarakan persoalan anggaran, transparansi pemerintahan daerah, kedaulatan pangan, dan kesejahteraan masyarakat kecil.
Meski tidak lagi duduk di kursi parlemen, aktivitasnya di tengah masyarakat tetap berjalan. Ia terus turun ke lapangan, membangun komunikasi, membina relawan, dan ikut mengonsolidasikan berbagai kekuatan daerah.
Kini, selain tetap aktif dalam aktivitas politik dan sosial, Ujang dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Kaukus Ketokohan Jawa Barat serta Sekretaris Umum Forum Parlement Jawa Barat 2009–2014.
Baca Juga: A Yamin Dorong Penguatan Fungsi Pengawasan terhadap Pelaksanaan APBD
Di balik berbagai jabatan dan aktivitasnya, perjalanan Ujang Fahpulwaton pada dasarnya adalah cerita tentang pengabdian yang terus berlanjut.
Dari Sukabumi, ia tumbuh menjadi bagian dari dinamika Jawa Barat membawa pengalaman politik, dunia usaha, sosial, dan keagamaan sebagai bekal untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat. (dsp)







