banner 500x188

Ratnawati: Gerakan Langit Biru Demokrat Tak Hanya Bersih-Bersih, Tapi Juga Aksi Sosial

Ratnawati: Gerakan Langit Biru Wujud Kepedulian Demokrat terhadap Lingkungan
Bendahara DPD Demokrat sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar. (Foto:JuaraNews)

JuaraNews, Bandung – Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Barat Ratnawati menegaskan Gerakan Langit Biru merupakan program nasional yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Indonesia.

Menurut Ratnawati, Gerakan Langit Biru dijalankan setiap hari Jumat dengan semangat gotong royong melalui kegiatan peduli lingkungan dan aksi sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah.

Baca Juga:Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Kabupaten Bandung Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Gerakan Langit Biru memang digagas oleh Mas Ketum dan DPP, kemudian diturunkan ke seluruh DPD untuk dijalankan oleh seluruh DPC. Gerakan ini dilaksanakan setiap hari Jumat, semacam Jumat Bersih atau Jumat Berkah,” ujar Ratnawati, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, di DPD Demokrat Jawa Barat telah disusun jadwal pelaksanaan kegiatan bagi seluruh DPC secara bergiliran setiap Jumat. Kick off nasional sendiri telah dimulai pada 10 Juli di Pacitan, Jawa Timur.

Awalnya Ketua Umum Partai Demokrat dijadwalkan menghadiri kick off di Pacitan. Namun karena mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Lombok, pembukaan kegiatan di Pacitan dipimpin Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron bersama Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Sementara Ketua Umum melakukan kick off Gerakan Langit Biru di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ratnawati mengatakan sejumlah DPC di Jawa Barat, seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat telah lebih dahulu melaksanakan kegiatan. Sementara di daerah pemilihannya yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu, kegiatan juga akan digelar secara bergiliran.

Baca Juga:AHY Luncurkan Gerakan Nasional Langit Biru, Ajak Rakyat Bersihkan Pantai untuk Masa Depan Indonesia

Pada Jumat (17/7), DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu dijadwalkan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan. Selain itu, Ratnawati juga mendukung pelaksanaan pasar murah di dua lokasi, yakni di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu dan di wilayah Jatibarang.

“Gerakan Langit Biru diarahkan pada kegiatan peduli lingkungan. Di Pacitan kegiatannya bersih pantai, di Indramayu juga bersih-bersih. Di Kabupaten Cirebon ada kegiatan di pasar, pengecatan musala, dan kegiatan sosial lainnya. Intinya sama, tetapi ada tambahan sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota,” katanya.

Ratnawati yang juga menjabat Pelaksana Tugas Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon menyebutkan sejumlah kegiatan lain juga telah disiapkan, seperti penanaman pohon di Kecamatan Sumber, aksi bersih-bersih di Suranenggala, hingga pasar murah di sekitar Kantor DPC.

Sementara itu, DPD Partai Demokrat Jawa Barat akan memusatkan kegiatan tingkat provinsi di Pangandaran pada 28 Agustus mendatang. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan agar kegiatan dapat menjangkau daerah yang belum melaksanakan Gerakan Langit Biru.

“Kami memilih Pangandaran karena Kota Bandung dan Kabupaten Bandung sudah lebih dulu melaksanakan kegiatan. Kami ingin pemerataannya lebih baik dengan mendukung daerah yang belum menggelar kegiatan,” ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar ini.

Baca Juga:Demokrat Kab Bandung Awali Rangkaian HUT ke-25 dengan Pengecatan Rumah Ibadah dan Penanaman 100 Pohon

Menurut Ratnawati, rangkaian Gerakan Langit Biru berlangsung hingga Agustus sebelum Partai Demokrat memasuki rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 pada September. Meski demikian, kegiatan peduli lingkungan tersebut tetap dapat dilanjutkan karena bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.

Di Pangandaran, lanjutnya, DPD Demokrat Jawa Barat berencana memfokuskan kegiatan pada penanaman pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

“Seperti DPP yang memilih Pacitan, bukan Jakarta, kami juga memilih wilayah selatan Jawa Barat, yakni Pangandaran. Saya mengusulkan penanaman pohon pinus dan jati, meski masyarakat juga menginginkan pohon buah. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak perkebunan dan kehutanan,” ungkapnya. (*)