JuaraNews, Bandung – Peluang Goal Aksis untuk lolos ke series nasional Hydroplus Soccer League U-15 2025/2026 semakin terbuka lebar, setelah meraih kemenangan atas Sijalak Putri dengan skor 3-0.
Pada pertandingan di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (9/5/2026), tiga gol Goal Aksis dicetak oleh Astrid Nahdah Sabilla (13′) dan Bilqis Fatimah Az Zahra (15′, 46′).
Kemenangan pada pekan ke-17 Hydroplus Soccer League U-15 regional Bandung ini membuat Goal Aksis berada di peringkat kedua klasemen dengan mengumpulkan 43 poin.
Jumlah poin Goal Aksis sama dengan Mojang Priangan yang berada di puncak klasemen yang unggul dalam produktivitas gol.
Staf Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, bersyukur timnya bisa melanjutkan tren positif dan membuat peluang ke putaran nasional semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Pekan 16 Hydroplus Soccer League U-15, Goal Aksis Waspada Meski Pimpin Klasemen
“Alhamdulillah ya, anak-anak dapat tren positif lagi. Jadi week to week-nya kita dapat tren positif,” katanya usai pertandingan.
“Alhamdulillah hari ini kita dapat tiga poin lagi. Jadi semakin dekat untuk ke nasional sih sebetulnya,” ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut Budi menuturkan, pada pertandingan tersebut empat pemain andalan masih absen karena sedang bergabung dengan Timnas Putri Indonesia U-17.
Meski demikian, pemain yang mendapat kesempatan bermain bisa menjawab kepercayaan yang diberikan olehnya dengan menampilkan permainan terbaiknya.
Baca Juga: Akademi Persib Putri U-15 Bayangi Goal Aksis dan Mojang Priangan di Klasemen Hydroplus Soccer League
“Ada memang dampaknya karena memang sosok yang berangkat ke sana adalah sebagai leadernya,” ungkapnya.
“Cuman saya sebagai pelatih juga ngebikin tidak ada gap dari mau itu teknik, taktikal, dan yang lain-lain karena memang dasarnya ya kita harus siap dengan kondisi apa pun,” jelasnya.
Meski di peringkat kedua klasemen, persaingan untuk menjadi juara di Hydroplus Soccer League U-15 regional Bandung sangat ketat.
Dua tim pesaing yakni Mojang Priangan dan Akademi Persib Putri, memiliki peluang lolos ke series nasional lantaran masih ada satu laga lagi.
Melihat persaingan tersebut, Budi menegaskan pada pertandingan pekan terakhir kemenangan menjadi target guna menjaga peluang lolos ke series nasional sebagai juara.
“Ya itulah. Kita di sini memang ngejaga banget rasa disiplin anak-anak ya, karena memang sedikit kegelincir ya kita enggak berangkat ke nasional gitu,” ujarnya.
“Dan untuk week berikutnya mungkin anak-anak yang hari ini tidak ada, di tanggal segitu sudah pada lengkap lagi kita formasinya. Dan semoga kita dapat tiga poin lagi di hari terakhir,” tegasnya.







