JuaraNews, Bandung – Rasa takut gagal masih menjadi bayang-bayang bagi banyak generasi muda saat hendak memulai usaha. Hal ini terungkap dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang digelar anggota DPRD Jabar Saeful Bachri di Baleendah, Kabupaten Bandung.
Salah seorang peserta, Rislan dari STAI Yamisa Soreang, secara terbuka menyampaikan keresahannya. Ia mengaku kerap diliputi rasa trauma dan kekhawatiran gagal ketika ingin memulai usaha, meski menyadari sempitnya peluang kerja formal.
Baca Juga: Saeful Bachri Dorong Pangan Murah Berkelanjutan untuk Ringankan Beban Warga
Menanggapi hal tersebut, Saeful Bachri menegaskan bahwa rasa takut gagal merupakan hal yang wajar, terutama bagi pemula. Namun, ia mengingatkan bahwa ketakutan tidak boleh menjadi penghambat untuk melangkah.
“Semua orang yang memulai usaha pasti pernah merasakan takut gagal. Tapi justru dari proses itu kita belajar dan berkembang,” ujar anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar tersebut.
Saeful mendorong generasi muda untuk memulai usaha dari skala kecil terlebih dahulu. Menurutnya, pengalaman bertahap akan membantu membangun kepercayaan diri sekaligus mengurangi risiko kerugian besar. Ia juga menekankan pentingnya dukungan lingkungan sosial, seperti keluarga, teman, dan komunitas, dalam menumbuhkan keberanian berwirausaha.
Baca Juga: Saeful Bachri Pererat Silaturahmi, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Kader Demokrat Bandung
Dengan adanya ruang berbagi pengalaman, generasi muda dapat saling menguatkan dan belajar dari perjalanan satu sama lain. “Jangan takut gagal. Kegagalan itu bagian dari proses menuju keberhasilan,” tegas Saeful.
Melalui pendekatan mental yang kuat dan keberanian mencoba, Saeful optimistis generasi muda mampu bangkit dari ketakutan dan mulai menciptakan peluangnya sendiri. (den)







