JuaraNews, Garut – Insiden tenggelamnya wisatawan kembali terjadi di kawasan Pantai Puncak Guha, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut. Pada Minggu (20/7/2025) siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Anggota Satpolairud Polres Garut menerima laporan adanya tiga orang wisatawan yang terseret ombak saat berenang di perairan tersebut.
Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB, lima orang wisatawan dilaporkan turun dari Bukit Puncak Guha menuju pantai untuk berenang. Namun, tiga di antaranya terseret ombak dan arus laut yang kuat ke tengah lautan.
Baca Juga: Pegadaian Wilayah X Bersama DKP Jabar Tanam Ribuan Mangrove
Seorang saksi bernama Nursafira Harefa (22), warga Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, memberikan keterangan. Para korban sempat berenang dalam jarak yang cukup dekat dari bibir pantai sebelum arus laut tiba-tiba menyeret mereka ke tengah.
“Baru sekitar 10 menit berenang, tiga dari mereka terseret ombak kuat ke tengah laut,” ungkapnya.
Salah satu dari korban terseret, atas nama Ahmad, berhasil terselamatkan dan segera dievakuasi ke daratan. Ahmad kemudian mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Caringin.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Narkoba di Pesisir, BNN Tetapkan 4 Desa Bersinar di Garut
Informasi dari pihak berwenang menyebutkan, hingga saat ini proses pencarian terhadap dua korban masih terus berjalan oleh tim SAR gabungan, antara lain ada Relawan Napak, Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat.
“Kondisi ombak di lokasi cukup kuat pagi itu, sehingga kemungkinan besar korban langsung terbawa arus ke tengah laut,” ujar salah satu petugas SAR di lokasi kejadian.
Dua Korban Masih Dalam Pencarian
Sayangnya, dua orang masih hilang dan belum terungkap hingga saat ini. Keduanya adalah:
1. Oka Mahbubu Rijal (22), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Saat kejadian, Oka mengenakan baju dan celana berwarna putih.
2. Ripan Muhamad Yusup (20), warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Terakhir terlihat mengenakan baju hitam dan celana biru dongker. (dsp)







