JuaraNews, Bandung – Infrastruktur pertanian dan ketersediaan air menjadi perhatian utama dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan DPRD Provinsi Jawa Barat di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Jumat (13/2/2026).
Dalam dialog bersama pemerintah desa dan warga, persoalan jalan usaha tani yang masih berupa tanah serta kebutuhan pompa air mengemuka sebagai kendala utama aktivitas pertanian.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. Ia menerima penjelasan dari kuwu desa mengenai kondisi jalan usaha tani yang belum memadai untuk mendukung mobilitas petani.
Simak Juga: Kota Bandung Perkuat Ketahanan Pangan dengan Inovasi dan Kolaborasi
Saat musim hujan, akses tersebut menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan pengangkut hasil panen, sehingga menghambat distribusi dan menekan efisiensi ekonomi warga.
“Kami menerima dan mencatat seluruh aspirasi masyarakat Desa Wanayasa, terutama terkait peningkatan jalan usaha tani dan kebutuhan pompa air yang mendesak untuk mendukung pertanian,” ujar Ratnawati.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah desa juga mengusulkan bantuan pompa air. Keterbatasan pasokan air kerap muncul saat musim kemarau dan berdampak langsung pada produktivitas pertanian serta kebutuhan harian masyarakat.
Simak Juga: Farhan Pastikan Stok Kepokmas di Bandung Aman dan Harga Masih Terkendali
DPRD Jabar Pastikan Usulan Desa Masuk Mekanisme Perencanaan
Ratnawati menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui mekanisme perencanaan daerah.
“Usulan ini akan kami dorong agar masuk dalam perencanaan program pembangunan provinsi melalui SIPD, sesuai kewenangan dan prioritas anggaran,” katanya.
Simak Juga: Ratnawati Ungkap Lima Masalah Krusial Pertanian Jawa Barat
Untuk mendorong kesejahteraan desa, DPRD juga merekomendasikan penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan UMKM, pembangunan jalan lingkungan dan drainase, serta pelatihan keterampilan bagi warga.
Hasil pengawasan ini menjadi pijakan tindak lanjut DPRD melalui fungsi penganggaran dan pengawasan, dengan harapan kebutuhan infrastruktur pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Wanayasa dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah. (dsp)







