JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri, menggelar kegiatan Dialog Wakil Rakyat di Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (15/02/2026).
Melalui forum tersebut, ia membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat partisipasi publik terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Saeful Bachri menginisiasi dialog ini sebagai upaya mendengar persoalan riil yang masih warga hadapi, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Dalam pertemuan itu, tokoh masyarakat dan warga menyampaikan beragam keluhan terkait layanan dasar, khususnya sektor kesehatan dan pendidikan.
Simak Juga: Dialog Politik Mahasiswa, Saeful Bachri Buka Ruang Diskusi di DPC Demokrat
Warga menyoroti persoalan keaktifan BPJS Kesehatan, minimnya informasi seputar Program Indonesia Pintar, serta kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan. Menurut warga, ketiga persoalan tersebut berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
Saeful Bachri menjelaskan bahwa keluhan terkait BPJS Kesehatan mendominasi dialog. Banyak warga mengaku telah membayar iuran secara rutin, namun status kepesertaan tetap tidak aktif. Selain itu, sebagian masyarakat belum memahami cara memeriksa status kepesertaan secara mandiri.
Di sektor pendidikan, warga menilai penyebaran informasi bantuan pendidikan belum merata. Mereka berharap pemerintah memperluas sosialisasi Program Indonesia Pintar hingga bantuan bagi mahasiswa melalui KIP Kuliah. Sementara itu, kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan turut menekan daya beli masyarakat.
Simak Juga: Program MBG Dongkrak Ekonomi Desa, Saeful Bachri Minta Warga Aktif di Rantai Pasok
Forum Dialog Jadi Jembatan Aspirasi Warga ke Kebijakan Provinsi
Saeful Bachri menegaskan bahwa dialog tersebut bukan sekadar agenda rutin DPRD. Ia menjadikan forum ini sebagai sarana penting untuk memastikan aspirasi masyarakat sampai ke tingkat pengambilan kebijakan di pemerintah provinsi. Seluruh masukan warga akan ia catat dan bawa ke pembahasan DPRD.
“Kami ingin aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum dialog. Kami akan membawa hasil pertemuan ini ke rapat paripurna agar pemerintah daerah segera merespons,” ujar Saeful Bachri.
Dalam sesi diskusi, sejumlah warga menyampaikan kebingungan terkait mekanisme aktivasi BPJS Kesehatan mandiri. Mereka meminta kejelasan prosedur agar kepesertaan tetap aktif setelah pembayaran iuran.
Simak Juga: Respon Cepat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Atasi Keluhan Warga
Warga lain mendorong perluasan program perlindungan sosial bagi kelompok rentan, termasuk ibu rumah tangga tanpa penghasilan tetap dan lansia yang hidup sendiri.
Menanggapi berbagai masukan warga, Saeful Bachri menegaskan komitmennya memperjuangkan peningkatan layanan publik di Jawa Barat melalui koordinasi dengan dinas terkait serta memperkuat dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat.
Melalui komunikasi langsung, Saeful Bachri berharap kebijakan yang lahir dapat lebih responsif, tepat sasaran, dan berpihak pada kepentingan rakyat.(dsp)







