Profil Yusuf Saadudin, Sosok Visioner bank bjb yang Wafat di Masa Transformasi

Direktur Utama bank bjb, Yusuf Saadudin, meninggal dunia pada Jumat, 14 November 2025 pukul 00.29 WIB di Bandung.
Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin Tutup Usia. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Direktur Utama bank bjb, Yusuf Saadudin, meninggal dunia pada Jumat, 14 November 2025 pukul 00.29 WIB di Bandung.

Sosok yang dikenal berintegritas dan berdedikasi tinggi ini berpulang setelah membawa perusahaan melintasi fase penting transformasi dan penguatan tata kelola.

Kepergian Yusuf meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar bank bjb, tetapi juga masyarakat Jawa Barat yang mengikuti kiprahnya dalam memajukan lembaga keuangan daerah tersebut.

Sepanjang 2025, ia menakhodai upaya konsolidasi organisasi dan pemantapan fondasi tata kelola yang menjadi prioritas utama perseroan.

Baca Juga: Hj Ratnawati: Pentingnya Kolaborasi DPRD dan Bank BJB dalam Pembahasan Anggaran 2026

Perjalanan Karier Yusuf Saadudin di bank bjb

Nama Yusuf mulai mencuri perhatian publik ketika ia resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama bank bjb pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 16 April 2025.

Penunjukan itu menjadi tonggak penting dalam kariernya setelah hampir satu tahun sebelumnya mengemban amanah sebagai Direktur Konsumer dan Ritel.

Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama definitif, Yusuf terlebih dahulu menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sejak 11 Maret 2025, menggantikan Yuddy Renaldi yang mengundurkan diri pascakasus korupsi.

Dalam periode transisi tersebut, Yusuf dinilai berhasil menjaga stabilitas internal perusahaan sekaligus menata arah kebijakan lanjutan yang diperlukan untuk memulihkan kepercayaan publik.

Baca Juga: Komisi III Kunker ke BJB Purwakarta, Hj Ratnawati: Evaluasi Kinerja Triwulan III 2025

Di bawah kepemimpinannya, bank bjb terus melanjutkan agenda transformasi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat struktur bisnis dan layanan.

Kiprah singkatnya sebagai Dirut menjadi fase penting dalam perjalanan strategis perusahaan sepanjang 2025.

Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Profesional

Lahir di Bandung pada 1973, Yusuf dikenal sebagai sosok pekerja keras dengan latar belakang pendidikan yang kuat.

Ia meraih Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) pada 1999, kemudian melanjutkan studi ke jenjang Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di universitas yang sama pada 2015.

Baca Juga: Bank bjb Bandoeng 10K Resmi Diluncurkan

Perjalanan kariernya di bank bjb dimulai pada 2019 ketika ia dipercaya menjabat sebagai Pemimpin Divisi KPR & KKB.

Kinerjanya yang konsisten membuatnya dipromosikan menjadi Pemimpin Divisi Kredit Konsumer, posisi yang diembannya hingga Juli 2024.

Kemampuan analitis serta kepiawaiannya membaca dinamika pasar konsumer kemudian mengantarkannya ke jajaran direksi sebagai Direktur Konsumer dan Ritel.

Hampir setahun menjabat sebagai direktur, Yusuf kemudian mendapatkan amanah terbesar dalam kariernya memimpin bank bjb sebagai Direktur Utama.

Baca Juga: Industri Perbankan Berduka, Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin Tutup Usia

Komitmen untuk Membawa bank bjb ke Level Lebih Tinggi

Saat pertama kali resmi menjabat sebagai Dirut, Yusuf menegaskan komitmennya untuk membawa bank bjb ke tingkat yang lebih baik.

Ia menitikberatkan pada efisiensi operasional, penguatan kinerja finansial, serta optimalisasi seluruh lini bisnis agar lebih adaptif terhadap tantangan industri perbankan.

Ketekunan, rekam jejak profesional, dan visinya yang progresif membuatnya dihormati oleh kolega maupun para pemangku kepentingan.

Walau masa kepemimpinannya terbilang singkat, kontribusinya dalam mendorong transformasi internal meninggalkan jejak yang kuat bagi bank bjb. (dsp)