banner 500x188

PERSIB BANDUNG VS PERSIJA JAKARTA: Targetkan Kemenangan di Setiap Laga

Laga seru bakal tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (4/8/2026) sore, saat Persib melawan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026. 
Laga seru bakal tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (4/8/2026) sore, saat Persib melawan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026. (grafis: juaranews/deni mulyana)

JuaraNews, Bandung – Tim Persib Bandung bakal melakoni ujian berat di Piala Presiden 2026, dalam agendanya mempersiapan diri menghadapi kompetisi resmi 2026-2027 mendatang.

Kali ini, lawan yang dihadapi adalah musuh abadi, Persija Jakarta yang akan bersua di laga Semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Selasa (4/8/2026) mulai pukul 15.30 WIB. Laga bertajuk el-clasico Indonesia ini merupakan yang pertama terjadi di ajang turnamen pramusim Piala Presiden. Sehingga bakal menjadi tontonan menarik bagi kedua kubu, khususnya kalangan suporter, Bobotoh dan The Jakmania.

Pelatih Persib Bandung Igor Tolic sendiri tak mengubah targetnya, kendati membawa Maung Bandung melaju ke babak knock out, setelah tampil sebagai juara Grup A di babak penyisihan. Coach Tolic hanya menjadikan turnamen ini sebagai ajang pemanasan untuk menghadapi kompetisi sesungguhnya, baik di Super League, AFC Champions League Two, maupun ASEAN Club Championship.

Caoch Tolic hanya menjanjikan timnya bakal bermain maksimal di setiap pertandingan. Sedangkan kalaupun lolos ke final, bahkan menjadi juara, itu menjadi bonus tambahan bagi timnya.

“Menurut saya, tujuan utama dalam sepak bola adalah mencetak satu gol lebih banyak dari lawan. Jadi, jika Anda mencetak satu gol lebih banyak, Anda menang. Dan tujuan utamanya memang untuk meraih kemenangan. Itulah sebabnya di setiap pertandingan, siapa pun 11 pemain yang diturunkan, kami selalu memberikan yang terbaik,” ungkap Coach Tolic dalam sesi konferensi pers seusai laga kontra Tampines Rovers di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026) lalu.

Persib sendiri memastikan diri tampil sebagai juara Grup A, setelah di laga pamungkas mengalahkan Tampines Rovers 1-0. Gol tunggal Maung Bandung dicetak Balsa Sekulic pada menit 82. Dengan kemenangan tersebut, Persib mengoleksi nilai sempurna, 9 poin, setelah di 2 laga sebelumnya juga meraih kemenangan 1-0 atas Arema FC dan DPMM FC.

Bagi Coach Tolic, bermain di luar Bandung tidak mengurangi tanggung jawab tim untuk memberikan penampilan terbaik kepada Bobotoh. Ia memastikan seluruh pemain siap berjuang maksimal demi mengamankan tiket ke partai final.

“Tidak peduli, tapi ketika bertanding untuk Bobotoh baik di pertandingan kandang ataupun tandang, kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dan memenangi pertandingan,” ujar Tolic, dikutip laman resmi persib.co.id.

Menghadapi Persija, Tolic juga menegaskan bahwa fokus tim sepenuhnya tertuju pada hasil akhir. Baginya, sepak bola pada akhirnya ditentukan oleh efektivitas dalam mencetak gol dan memenangkan pertandingan. “Sepak bola adalah soal kemenangan. Ini bukan soal gaya bermain, bermain dengan cantik atau apapun,” tegas Tolic.

Baca JugaPanas! Laga Klasik di Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema

 

Proses Membangun Tim menuju Super League

Dari kubu Persija Jakarta, Pelatih Shin Tae-yong juga memandang Piala Presiden kali ini sebatas untuk menjaga kesinambungan proses menuju Super League 2026-2027. Bagi Coach Shin, pemulihan kondisi para pemain menjadi perhatian utama agar tim mampu tampil dalam kondisi terbaik. Menghadapi laga semifinal, ia ingin agar anak-anak didiknya tampil prima untuk menerapkan taktik dan strategi yang telah disiapkan.

“Tidak ada yang terlalu spesial. Kami bersiap agar para pemain bisa bekerja keras, dengan memulihkan kondisi fisik mereka dengan cepat agar bisa tampil maksimal,” ungkap Coach STY, dikutip laman persija.id.

Pelatih asal Korea Selatan itu kembali menegaskan bahwa Piala Presiden menjadi bagian dari proses membangun tim menuju kompetisi resmi. Turnamen ini dimanfaatkan untuk memberi menit bermain kepada para pemain muda maupun wajah-wajah baru. Kendati demikian, karena lawan yang dihadapi adalah Persib dalam el-clascico, Coach Shin tetap memandang serius laga kali ini.

“Sejujurnya kami tidak terlalu memfokuskan turnamen ini (secara berlebihan), melainkan memberi kesempatan bertanding bagi pemain-pemain muda dan baru. Namun, karena lawannya adalah Persib, bagaimanapun juga mentalitas para pemain dan segalanya harus kuat untuk memberikan pertandingan yang baik. Jadi kami pasti akan berbuat yang terbaik,” tegas STY.

Sayangnya laga el-clasico kali ini tidak bisa disaksikan langsung oleh penonton di stadion. Caoch Shin pun menyayangkan kondisi tersebut karena atmosfer pertandingan besar sejatinya akan terasa lebih hidup dengan dukungan langsung dari tribun penonton.

“Sangat disayangkan. Sebenarnya dalam olahraga itu harus ada penonton agar para pemain bersemangat. Di pertandingan penting seperti ini bertanding tanpa penonton, secara pribadi, saya menilai sangat disayangkan,” ucap Coach Shin.

Baca Juga: Berguinho dan Dion Markx Dipastikan Absen Bela Persib lawan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

 

Persib Bandung bakal melakoni ujian berat di Piala Presiden 2026, dalam agendanya mempersiapan diri menghadapi kompetisi resmi 2026-2027.
Gelandang Persib Bandung Adam Alis saat mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada pada laga Pekan 32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, 10 Mei 2026. (foto: persib.co.id)

Statistik Berpihak pada Persib Bandung

Dari statistik pertandingan kedua tim di Piala Presiden tahun ini, Persib lebih unggul dibanding Persija. Persib melaju ke Semifinal dengan status juara grup setelah menyapu bersih 3 kemenangan atau mengoleksi 9 poin, dengan mencetak 3 gol tanpa kebobolan. Di 3 laga penyisihan Grup A, Persib meraih 3 kemenangan dengan skor indentik 1-0, yakni saat menekuk Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers.

Sedangkan Persija meraih 4 poin dari sekali menang, sekali kalah, dan sekali imbang. Lolosnya Persija ke Semifinal pun harus ditentukan hingga detik-detik terakhir yang bergantung pada hasil laga Persebaya melawan Port FC. Persija akhirnya bisa melaju ke semifinal, setelah pada laga terakhir mengalahkan PSMS Medan dengan skor telak 4-1. Dan beruntungnya di laga lainnya, Port FC kalah 1-2 oleh Persebaya, sehingga Persija bisa tampil sebagai runner-up Grup B. Sedangkan di 2 laga sebelumnya, Persija bermain imbang 2-2 dengan Port FC dan kalah 0-1 oleh Persebaya.

Dari rekor pertemuan kedua tim pun, Maung Bandung pun masih mendominasi Persija. Tercatat di 5 musim atau dalam 10 laga terakhir, Persib mencatatkan 6 kemenangan, 2 kali imbang, dan 2 laga dimenangkan Persija. Kemenangan terakhir Persija atas Persib tersebut terjadi di musim 2022-2023, tepatpnya pada 31 Maret 2023, dengan skor 2-0. Sementara di laga terakhir pada putaran kedua musim lalu, Persib menang 2-1 atas Persija pada 10 Mei 2026 lalu.

Baca JugaSemifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Pulau Bali

 

 14 Pemain Perkuat Timnas, Persib dan Persija Tetap Turunkan Skuat Terbaik

Kendati hanya sebatas ajang pemanasan, kedua pelatih dipastikan bakal menurunkan skuat terbaik yang dimilikinya. Sangat disayangkan, kedua kubu tidak bisa menurunkan tim secara lengkap, karena sebagian besar pemain lokal utamanya harus bergabung dengan timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026.

Persib dan Persija memang menjadi penyumbang pemain terbanyak bagi tim Garuda, yakni masing-masing 7 orang. Dari Persib, Coach Tolic kehilangan kapten tim Marc Anthony Klok, bersama Thom Haye, Eliano Reijnders, Beckham Putra Nugraha, dan Saddil Ramdani, serta 2 pemain anyar Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh.

Sedangkan di kubu Persija, Coach Shin tak bisa menurunkan kapten tim Rizky Ridho serta kiper anyarnya Nadeo Argawinata, lalu Jordi Amat, Shayne Pattynama, Wahyu Prasetyo, Dony Tri Pamungkas, dan Muhammad Rayhan Hannan. Ke-14 pemain tersebut pun memang menjadi andalan Pelatih Timnas Indonesia John Herdmann, untuk menjadi starter di setiap pertandingan.

Kondisi Maung Bandung diperparah lagi dengan absennya Berguinho dan Dion Markx yang mengalami cedera. Belum lagi striker anyar Mariano Peralta juga belum bisa diturunkan karena masalah kebugaran fisik. Sementara skuat Macan Kemayoran relatif aman. Sejumlah pemain hanya merasakan kelelahan, namun secara umum telah siap kembali melakoni laga menghadapi Persib.

Seperti pada 3 laga sebelumnya, Coach Igor Tolic masih mengandalkan kombinasi tim lapis kedua, para pemain muda, legiun asing yang ada. Coach Tolic harus menghemat tenaga pasukannya yang masih akan melakoni laga di final atau perebutan tempat ketiga.

Namun menghadapi el-clasico kali ini, Coach Tolic diprediksi bakal lebih memperkuat pertahanan serta menajamkan lini serang dibanding laga sebelumnya di fase penyisihan grup. Dengan formasi 4-2-3-1, kiper Teja Paku Alam yang dicadangkan pada 2 laga terakhir, diprediksi kembali diturunkan guna mengantisipasi keganasan para penyerang Persija. Teja akan dikawal 4 bek, yang dikomandoi Particio Maticardi yang berduet dengan Gabriel Mutomba di posisi center bek, didampingi Kakang Rudianto di wingback kanan dan Al Hamra Hehanussa di sisi kiri.

Untuk di lini tengah dan depan, juga ada perubahan dengan absennya Berguindo. Ramon Tanque diprediksi menjadi starter sebagai ujung tombak, didampingi pemain muda, Rafi Rasyid yang mendapat dukungan seniornya Uilliam Barros dan Ikwan Ali Tanamal. Sementara di sektor gelandang sebagai penyeimbang lapangan tengah, tetap menjadi milik kapten tim Dedi Kusnandar yang berduet dengan Luciano Guaycochea.

Dari kubu Macan Kemayoran, Coach STY juga banyak mengandalkan pemain muda bersama talenta asing dalam komposisi pemainnya. Dengan formasi 4-2-3-1, STY sepertinya bakal kembali mempercayakan gawang Persija kepada M Aqil Savik. Mantan pemain Persib tersebut akan mendapat pengawalan 4 bek yang dikomandoi kapten muda, Ilham Rio Fahmi bersama Denis Kolinger, Dia Syayid Alhawari, dan Radovan Pankov. Sedangkan di depan, Gustavo Almeida yang sudah mencetak 1 gol bakal menjadi ujung tombak, didukung 3 gelandang serang yakni Arlyansyah Abdulmanan, Eksel Runtukahu, dan Nathan Fariel Kusuma. Sementara sebagai penyeimbang di lapangan tengah ada Fabio Calonego, dan Figo Dennis.

 Baca Juga:Port FC Ditekuk Persebaya, Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026

 

Head to Head

10 Mei 2026                     Super League 2025-2026           Persija 1-2 Persib

11 Januari 2026               Super League 2025-2026           Persib 1-0 Persija

16 Februari 2025             Liga 1 2024-2025                         Persija 2-2 Persib

23 September 2024        Liga 1 2024-2025                          Persib 2-0 Persija

9 Maret 2024                   Liga 1 2023-2024                          Persib 2-1 Persija

2 September 2023          Liga 1 2023-2024                           Persija 1-1 Persib

31 Maret 2023                 Liga 1 2022-2023                           Persija 2-0 Persib

11 Januari 2023              Liga 1 2022-2023                           Persib 1-0 Persija

1 Maret 2022                   Liga 1 2021-2022                           Persija 0-2 Persib

20 November 2021        Liga 1 2021-2022                           Persib 0-1 Persija

Baca JugaTekuk Tampines 1-0, Persib Kokoh Juarai Grup A Piala Presiden 2026

 

Perkiraan Susunan Pemain

Persib Bandung (4-2-3-1)

Persib Bandung bakal melakoni ujian berat di Piala Presiden 2026, dalam agendanya mempersiapan diri menghadapi kompetisi resmi 2026-2027.

14-Teja Paku Alam. 29-Al Hamra Hehanussa, 48-Patricio Matricardi, 3-Gabriel Mutombo, 5-Kakang Rudianto. 11-Dedi Kusnandar (C), 8-Luciano Guaycochea. 40-Ikwan Ali Tanamal, 30-Rafi Rasyid, 94-Uilliam Barros. 98-Ramon Tanque

Cadangan: 81-Fitrah Maulana. 4-Julio Cesar, 21-Faris Abdul Hafizh. 17-Gakuto Notsuda, 71-M Adzikry Fadillah. 19-Nazriel Alfaro, 18-Adam Alis, 9-Luca Menalo, 36-Athaya Zahran, 99-Balsa Sekulic

Pelatih: Igor Tolic

 

Persija Jakarta (4-2-3-1)

Persib Bandung bakal melakoni ujian berat di Piala Presiden 2026, dalam agendanya mempersiapan diri menghadapi kompetisi resmi 2026-2027.

1-Muchamad Aqil Savik. 30-Denis Kolinger, 32-Dia Syayid Alhawari, 2-Ilham Rio Fahmi (C), 6-Radovan Pankov. 97-Fabio da Silva Calonego, 28-Figo Dennis Saputrananto. 11-Arlyansyah Abdulmanan, 98-Eksel Timothy Joseph Runtukahu, 27-Nathan Fariel Kusuma. 70-Gustavo Almeida dos Santos.

Cadangan: 22-Muhamad Hafizh Rizkianur. 50-Kerim Memija, 29-Muhammad Dani Ibrohim, 56-Muhammad Fajar Fathurrahman, 24-Muhammad Farhan Sopiulloh, 18-Pratama Arhan Alif Rifai, 33-Stjepan Lončar, 44-Kyohei Yoshino, 34-Muhamad Rizky Padilah. 8-Witan Sulaiman, 19-Agi Firmansyah, 17-Victor Jonson Benjamin Dethan

Pelatih: Shin Tae-yong. (den)