JuaraNews, Indramayu – Warga Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu harus menghadapi kenyataan pahit tanpa pasokan air bersih selama tiga hari.
Tentu saja kondisi ini menghambat aktivitas warga, lantaran kebutuhan dasar tak terpenuhi. Sebagian berupaya mencari sumber air seadanya, sementara lainnya hanya menanti bantuan.
Kondisi tersebut merupakan imbas dari layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Indramayu, yang selama tiga hari terakhir warga mengaku tidak mendapatkan pasokan air bersih.
Baca Juga: Sekjen Partai Demokrat Berikan Bantuan Bencana Longsor Bandung Barat
Di tengah kesulitan itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, bersama sang istri, Hj. Ratnawati, turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. Bantuan diberikan berupa satu mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
Herman Khaeron menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami warga. Ia menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi.
“Kami prihatin dengan kondisi warga yang sudah tiga hari tidak mendapatkan air bersih. Ini kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda. Kami hadir untuk membantu sekaligus mendorong agar persoalan PDAM ini segera diselesaikan,” ujarnya. Sabtu (28/3/2026).
Senada dengan itu, Hj. Ratnawati yang juga ketua fraksi partai Demokrat DPRD Jabar berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga, meski bersifat sementara.
“Kami melihat langsung kebutuhan warga yang sangat mendesak. Semoga bantuan ini bisa membantu dan layanan air bersih bisa segera kembali normal,” katanya.
Bantuan tersebut disambut antusias warga Kongsijaya. Rasa syukur pun diungkapkan salah satu perwakilan masyarakat Desa Kongsijaya.
Baca Juga: Hj. Ratnawati Dukung Integrasi PDAM, Dorong Layanan Air Bersih Lebih Merata di Jabar
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Sudah tiga hari kami kesulitan air, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari sangat terbatas. Kami berharap masalah ini cepat selesai,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kisruh PDAM Indramayu, agar krisis air bersih tidak kembali terjadi dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (dsp)







