banner 500x188

Komisi V Dorong BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Ancaman Bencana di Jabar

Komisi V DPRD Jabar menekankan perlunya peningkatan kesiapsiagaan bencana di seluruh wilayah, terutama menghadapi risiko cuaca ekstrem.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor. (foto: ist)

JuaraNews, Bandung – Komisi V DPRD Jabar menekankan perlunya peningkatan kesiapsiagaan bencana di seluruh wilayah, terutama menghadapi risiko cuaca ekstrem.

Upaya penanganan bencana harus diperkuat dengan langkah yang lebih rapi, terstruktur, dan berkelanjutan demi mengurangi dampaknya.

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Humaira Zahrotun Noor, menilai kondisi darurat di sejumlah wilayah menuntut seluruh instansi bergerak sigap dan memperkuat koordinasi antar sektor.

Baca Juga: Kota Bandung Resmi Miliki BPBD, Fokus Mitigasi Bencana Banjir dan Sesar Lembang

Menurutnya, komunikasi yang solid antar instansi menjadi faktor penentu dalam merespons perubahan situasi alam yang berkembang sangat dinamis.

“Koordinasi yang baik mulai dari level masyarakat, relawan, pemerintah daerah hingga provinsi sangat penting. Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi, sehingga semua pihak harus berada dalam kondisi siaga,” ujar Humaira usai rapat kerja bersama BPBD Jawa Barat dan Dinas Sosial Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (9/12/2025).

Humaira menambahkan, kecepatan respons menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan darurat. Dengan koordinasi efektif, proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga langkah mitigasi dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bandung Siaga 24 Jam

Ia mencontohkan penanganan bencana longsor di Arjasari, Kabupaten Bandung, di mana berbagai unsur mulai dari relawan hingga aparat TNI-Polri bergerak bersama membantu proses pencarian korban. Kehadiran alat berat dari beberapa instansi turut mempercepat upaya evakuasi di lapangan.

“Kerja sama semua pihak sangat menentukan. Ketika koordinasi berjalan baik, penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkas Humaira. (dsp)