JuaraNews, Bandung – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu langkah terbarunya adalah peluncuran Bale Pananggeuhan, pusat layanan dan pengaduan satu pintu yang kini resmi beroperasi di Gedung Sate, Kota Bandung.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi tersebut.
Menurutnya, Bale Pananggeuhan merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis, sekaligus menjadi simbol perubahan paradigma birokrasi menuju tata kelola yang lebih berpihak pada masyarakat.
Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Pembenahan Menyeluruh BIJB untuk Hidupkan Bandara Kertajati
“Bale Pananggeuhan adalah langkah maju. Pemerintah hadir bukan sekadar mendengar, tetapi juga memberi solusi konkret bagi masyarakat. Kehadiran pos layanan ini mempermudah warga untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan penanganan secara langsung,” ujar Tedy di Bandung, Selasa (7/10/2025).
Bale Pananggeuhan menjadi wadah terpadu yang memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan berbagai pengaduan, mulai dari urusan kesehatan, pendidikan, sosial, hingga bantuan hukum.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, masyarakat kini dapat memperoleh penanganan dengan lebih cepat dan efisien.
Namun, Tedy menekankan bahwa inovasi ini tidak boleh berhenti di wilayah Bandung Raya saja. Ia mendorong agar Pemprov Jabar memperluas cakupan layanan ke berbagai daerah lain seperti Cirebon, Garut, hingga Bogor, demi pemerataan akses pelayanan publik di seluruh wilayah.
Baca Juga: Kesejahteraan Petani Jadi Sorotan DPRD Jabar di Tengah Gencarnya Pembangunan Infrastruktur
Sinergi Daerah dan Provinsi untuk Layanan Publik Merata
“Idealnya setiap kabupaten dan kota memiliki pos layanan seperti ini. Pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan provinsi, bukan hanya satu pihak,” tambahnya.
Selain mengapresiasi sistem pelayanan terpadu, Tedy juga menyoroti nilai kolaborasi yang dibangun Bale Pananggeuhan. Program ini menggandeng berbagai mitra strategis, termasuk Baznas Jawa Barat, untuk memberikan bantuan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam aspek ekonomi maupun spiritual.
Sebagai wakil rakyat, Tedy menegaskan bahwa DPRD Jawa Barat, khususnya Komisi I, siap mendukung keberlanjutan program ini dari sisi kebutuhan operasional dan pengembangan.
Baca Juga: DPRD Jabar Dukung Sektor Pariwisata Berkelanjutan
Dukungan tersebut nantinya mampu memperkuat fungsi Balé Pananggeuhan sebagai garda terdepan pelayanan publik di Jawa Barat.
“Kami mendukung penuh pengembangan Bale Pananggeuhan agar manfaatnya benar-benar masyarakat rasakan. Inilah wajah baru pelayanan publik Jabar dekat, tanggap, dan berjiwa melayani,” tutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Bale Pananggeuhan diharapkan menjadi model layanan publik yang inspiratif menghadirkan kehangatan dan kepedulian dalam setiap langkah birokrasi di Tanah Pasundan. (dsp)







