JuaraNews, Bandung – Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dia meminta petugas kesehatan lebih proaktif mendatangi warga, terutama mereka yang sedang sakit dan membutuhkan penanganan medis optimal.
Hal tersebut disampaikan Edwin Senjaya saat menghadiri Lokakarya Mini Tribulanan di Aula Kantor Kecamatan Bandung Kidul belum lama ini.
Baca Juga:Kang Edwin Tekankan Penguatan Koperasi Sebagai Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Dalam sambutannya, Edwin menegaskan komitmennya agar tidak ada warga Kota Bandung yang sakit tetapi tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal. Menurutnya, petugas kesehatan tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan, tetapi harus aktif turun langsung ke lapangan.
“Saya berharap peran petugas kesehatan itu bukan menunggu bola, tapi jemput bola. Pelayanan kesehatannya yang mendatangkan ke sana, petugas kesehatannya yang datang bersama-sama untuk melihat kondisi warga yang sakit,” ujar Edwin.
Usai menyampaikan sambutan, Edwin bersama aparat kewilayahan langsung mempraktikkan pendekatan tersebut dengan mengunjungi seorang warga di Kelurahan Mengger RW 03. Warga tersebut diketahui tengah berjuang melawan penyakit kanker usus dan telah lama terbaring di tempat tidur.
Baca Juga:Edwin Senjaya Dorong Warga Terus Belajar Lewat Pendidikan Kesetaraan
Kunjungan itu menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan secara langsung.
Selain mendorong peningkatan pelayanan kesehatan, Edwin juga menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan masyarakat di Kecamatan Bandung Kidul.
Bantuan tersebut berupa sarana olahraga tenis meja untuk beberapa RW guna meningkatkan kebugaran warga. Dia juga menyerahkan bantuan seragam bagi ibu-ibu Majelis Taklim yang merupakan hasil aspirasi masyarakat di lingkungan Kecamatan Bandung Kidul.
Baca Juga:Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Minta Penanganan Menyeluruh Atasi Banjir di Rancabolang
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara legislatif dan aparat kewilayahan diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan publik yang paripurna serta memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bandung. (*)







