banner 500x188

FIFA Women’s Matchday: Hadapi Kamboja, Timnas Putri Indonesia Siap Persembahkan Kemenangan

Timnas Putri Indonesia bakal melakoni laga berat pada pertandingan kedua FIFA Women's Matchday Juni 2026, menghadapi Kamboja.
Pelatih Timnas Indonesia Satoru Mochizuki bersama kapten tim Viny Silfianus dalam sesi konferensi pers jelang laga FIFA Women's Matchday di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (foto: juaranews/deni mulyana)

JuaraNews, Bandung – Timnas Putri Indonesia bakal melakoni laga berat pada pertandingan kedua FIFA Women’s Matchday Juni 2026, menghadapi timnas Putri Kamboja di Stadion Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda Kota Bandung, Selasa (9/6/2026) mulai pukul 15.30 WIB.

Pada laga persahabatan internasional bertajuk Garuda Championship Series tersebut, timnas asuhan Pelatih Satoru Mochizuki, berhadapan dengan tim tangguh yang pada laga sebeluimnya, Sabtu (6/6/2026) lalu membantai Singapura 5-0. Sementara timnas Putri Indonesia, pada laga pertama justru kalah 0-2 oleh Singapura. Dengan demikian, bisa diprediksi seberapa kuat lawan yang akan dihadapi Vini Selfianus dan kawan-kawan.

Kondisi tersebut pun sangat dipahami oleh Coach Mochi. Kendati demikian, pelatih asal Jepang ini bertekad membawa anak-anak asuhnya meraih kemenangan pada laga kontra Kamboja. Coach Mochi ingin mempersembahkan kemenangan tersebut kepada para fans Garuda yang bakal hadir di stadion, setelah di laga sebelumnya menuai hasil negatif.

“Pastinya kami ingin menang di pertandingan selanjutnya melawan kamboja. Karena di pertandingan sebelumnya kami mengalami kekalahan lawan Singpaura. Makanya kami bakal berjuang untuk para fans Indonesia supaya kami bisa menang di pertandingan besok (menghadapi Kamboja),” ungkap Coach Mochi dalam sesi konferensi pers jelang laga di Stadion Arcamanik, Senin (8/6/2026)

Baca JugaFIFA Women’s Matchday: Senang Bertemu Lagi Indonesia, Timnas Putri Kamboja Ingin Menang

Coach Mochi pun tampak optimistis menghadapi laga nanti. Pasalnya sejumlah pemain andalah, khususnya penggawa Diaspora yang datang dari luar negeri, sudah pulih fisiknyas 100 persen. Sehingga bisa ditampilkan sejak menit awal pada laga kontra Kemboja nanti.

Berbeda dengan ketika menghadapi Singapura, jelas Mochi, kali ini para pemain diaspora bakal diturunkan sejak menit pertama. Hal tersebut melihat jalannya pertandingan sebelumnya, di mana ketika para pemain diaspor dimasukkan di babak kedua, permainan berkembang dengan baik. Kendati timnya tidak bisa mencetak gol, namun sejumlah peluang emas sempat diciptakan pasukannya.

“Ya, memang planning-nya kemarin (lawan Singapura) kita memainkan pemain lokal yang sudah TC lama di sini. Selanjutnya (menghadapi Kamboja) kita pengin memainkan pemain diaspora yang sudah join dan terbiasa di sini. Dan pastinya nanti juga di tengah, kita ada planning untuk pergantian pemain,” jelas Coach Mochi.

Baca Juga: Bantai Oman 3-0, Bekal Positif Timnas Indonesia Meniti Jalan ke Piala Dunia 2030

Coach Mochi pun telah melakukan evaluasi, terutama di lini depan yang banyak menciptakan peluang tapi tidak mampu mencetak skor. Bersama sejumlah pemain, Coach Mochi pun menyempatkan menonton langsung pertandingan Kamboja vs Singapura, sehingga menjadi bekal dalam menyusun strategi untuk pertandingan nanti.

“Memang dalam pertandingan lucunya seperti itu. Kadang banyak peluang jadi gol, kadang banyak peluang, tidak jadi gol. Jadi kita fokus bukan hanya di finishing, tapi proses dari bermain sampai finishing dan menjadi gol. Itu yang benar-benar kita coba perbaiki. Yang ditingkatkan juga kemampuan untuk bikin peluang, dan kemampuan cetak gol. Dua-dua hal ini yang benar-benar kita tingkatkan,” papar Coach Mochi.

Terkait waktu pertandingan yang digelar sore hari dengan cuaca cukup panas, menurut Coach Mochi, hal tersebut bukan menjadi masalah. Pasalnya, sejak berada di Bandung, timnya selalu berlatih di pagi hingga siang hari, sehingga para pemain lebih terbiasa bermain di bawah cuaca panas.

“Jadi, harusnya kita sudah tidak ada isu terkait dengan masalah cuaca. Pemain diaspora yang join juga sudah seminggu di sini, juga harusnya sudah terbiasa dengan situasi dan cuaca yang ada,” pungkas Coach Mochi.

Baca Juga: Takluk 0-2 oleh Singapura di Kandang, Pelatih Timnas Putri Indonesia Minta Maaf

 

Timnas Putri Indonesia bakal melakoni laga berat pada pertandingan kedua FIFA Women's Matchday Juni 2026, menghadapi Kamboja.
Kapten timnas Putri Indonesia Viny Silfianus dalam sesi konferensi pers jelang laga FIFA Women’s Matchday di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (foto: juaranews/deni mulyana)

Kamboja Kalahkan Singapura, Viny Silfianus Termotivasi Bawa Indonesia Menang

Sementara itu, kapten timna Putri Indonesia, Viny Silfianus memprediksi laga nanti tidak akan berjalan mudah bagi timnya. Mengingat tim dengan julukan Angkor Warriors tersebut menang telak atas Singapura. “Tapi justru itu jadi motivasi buat kita untuk mengalahkan Kamboja, karena kita ingin meraih kemenangan,” ujar Viny pada kesempatan yang sama.

Menghadapi Kamboja nanti, Viny menegaskan, timnya sudah melakukan persiapan dengan matang. Bahkan dirinya secara pribadi menonton langsung pertandingan Kamboja versus Singapura yang dijadikan bahan evaluasi bagi timnya. Dia menilai, timnas Kamboja bermain baik, terutama dalam situasi tendangan bebas atau setpiece.

“Kalau dari aku sendiri, yang pertama harus bisa mengimplementasikan apa yang Coach Muchi instruksikan saat latihan itu bisa berjalan dengan baik pas pertandingan. Dan juga menjaga kerja keras selama 90 menit,” tegas Viny.

“Kita harus waspadai setpiece mereka dan counter attact mereka. Mereka tim yang bagus tapi kita sudah mengevaluasi saat latihan jadi kita akan memberikan perlawan,” pungkasnya. (den)