banner 500x188

Yod Mintaraga Tekankan Penguatan Pemerataan Infrastruktur di Jabar

Anggota DPRD Jawa Barat, Yod Mintaraga, menekankan penguatan pembangunan jaringan infrastruktur di Jawa Barat.
Anggota DPRD Jawa Barat, Yod Mintaraga. (Foto:Instagram/Yod_Mintaraga)

JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat, Yod Mintaraga, menekankan penguatan jaringan infrastruktur di Jawa Barat.

Yod menilai pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus utama yang harus Pemerintah Provinsi Jawa Barat kejar.

Menurut Yod, konektivitas yang baik akan menjadi penopang utama bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah.

Baca Juga: Pemerataan Tenaga Pendidik Jadi Sorotan Komisi V DPRD Jawa Barat

Ia menilai, kualitas akses jalan di Jawa Barat belum seimbang. Wilayah timur, seperti Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Pangandaran, Kuningan, hingga Banjar, masih tertinggal jika dibandingkan kawasan tengah dan utara.

“Pembangunan infrastruktur ini sangat penting agar kita bisa meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas di seluruh wilayah Jawa Barat,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Yod menilai, upaya percepatan pembangunan jalan lintas cepat maupun proyek jalan tol yang menghubungkan Jawa Barat bagian tengah dengan selatan harus menjadi prioritas.

Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Pembenahan Menyeluruh BIJB untuk Hidupkan Bandara Kertajati

Menurutnya, jalur tersebut dapat memperpendek waktu tempuh, membuka akses distribusi baru, sekaligus memperkuat arus ekonomi masyarakat.

Lebih jauh, Yod menekankan bahwa daerah timur Jawa Barat menyimpan potensi besar dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan, pertambangan, hingga pariwisata.

Infrastruktur yang kuat akan menjadi pintu masuk bagi pengembangan sektor-sektor tersebut, sehingga manfaatnya bisa langsung masyarakat rasakan.

Baca Juga: Wilayah Timur Jabar Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru, DPRD Dorong Akselerasi Infrastruktur dan Pertanian

“Ini tentu menjadi harapan masyarakat di daerah Priangan Timur. Mereka punya potensi yang besar, tinggal kita kuatkan infrastrukturnya,” kata Yod.

Ia berharap proyek-proyek strategis ini dapat terealisasi di masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, dengan target penyelesaian pada akhir 2027.

“Insya Allah kalau ini terjadi, mudah-mudahan dalam kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi bisa terselesaikan di akhir tahun 2027. Saya kira itu yang kita harapkan,” tandasnya. (dsp)