banner 500x188

Mengawal Talenta Jabar: Buky Wibawa Sebut Liga 4 Kunci Lahirnya Pemain Masa Depan Indonesia

Buky Wibawa, menegaskan kehadiran Liga 4 menjadi langkah awal yang strategis untuk menata kembali ekosistem sepak bola Jabar.
Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa

JuaraNews, Bandung – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa, menegaskan kehadiran Liga 4 menjadi langkah awal yang strategis untuk menata kembali ekosistem sepak bola Jabar.

Menurut Buky, Liga 4 bukan hanya agenda seremonial. Ia melihat kompetisi ini menjadi pijakan untuk memperbaiki tata kelola sepak bola Jabar yang selama ini dinilainya berjalan sporadis.

Ada raut penuh keyakinan terlihat pada Ketua DPRD Jawa Barat ini usai menyimak jalannya Liga 4 Piala Gubernur Jawa Barat 2025 yang resmi digelar di Stadion Sepak Bola Arcamanik, Bandung, Senin (1/12/2025).

Baca Juga: DPRD Jabar Perkuat Jejaring Internasional Lewat Kunjungan Delegasi Shizouka

“Ini bukan turnamen biasa. Kompetisi ini bisa jadi fondasi untuk pembinaan yang tertata, berjenjang, dan berkelanjutan,” tutur Buky.

Ia menekankan pentingnya jalur pembinaan dari usia dini hingga dewasa. Tanpa struktur itu, talenta hanya akan menjadi potensi tak termanfaatkan.

“Ke depan, mudah-mudahan liga ini bisa berjalan berkesinambungan, berjenjang sesuai kelompok usia,” ucapnya.

Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Modernisasi Sistem Mitigasi Bencana dan Pemulihan Kawasan Resapan

Optimisme Buky bukan tanpa alasan. Jawa Barat selama ini dikenal sebagai daerah yang kaya akan bibit pesepak bola. Dari desa hingga kota, gairah sepak bola selalu hidup.

Namun, menurutnya, antusiasme itu perlu diarahkan dalam sistem yang jelas. “Jika pembinaannya jelas dan berjenjang, maka bibit unggul akan matang dengan sendirinya,” tegasnya.

Buky juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat. Mereka sepakat untuk mengawal arah pembinaan sepak bola, terlebih di fase transisi menuju tata kelola yang lebih profesional.

Baca Juga: DPRD Jabar Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Hambat Infrastruktur dan Pendidikan

Membangun Ekosistem Pembinaan yang Berkelanjutan

“Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur. Kami akan bersama-sama mengawal sepak bola di Jawa Barat, agar Jabar tetap menjadi barometer sepak bola nasional,” ujarnya.

Barometer yang dimaksud Buky bukan sekadar soal trofi atau prestasi. Ia menilai keberhasilan sebuah daerah dapat dilihat dari kemampuannya membangun kultur kompetitif, struktur pembinaan yang kuat, serta sistem kompetisi yang terhubung mulai level desa, kabupaten/kota, hingga provinsi.

Dengan bergulirnya Liga 4 Piala Gubernur, Buky berharap gerbong pembinaan sepak bola Jabar tidak sekadar bergerak tetapi melaju dengan arah yang jelas, menjadikan sepak bola Pasundan sebagai rumah bagi lahirnya pemain masa depan Indonesia. (dsp)