JuaraNews, Tasikmalaya – Tim futsal Milanisti Sumedang dan STKIP Pasundan Cimahi tampil perkasa di SuperSoccer Euro Futsal Championship Regional Tasikmalaya yang berlangsung di Siliwangi Futsal Centre, Kota Tasikmalaya, Minggu (31/8/2025).
STKIP Pasundan Cimahi menunjukkan dominasinya di kategori Campus dengan menaklukkan Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya 4-0 pada laga final. Hasil ini menjadi balas dendam sempurna setelah kekalahan mereka dari Unsil di edisi sebelumnya.
Sementara di kategori Fans Club, Milanisti Sumedang menundukkan Super Como Bandung dengan skor 3-1 di partai final. Selain trofi, kedua tim juga mendominasi raihan penghargaan individu. STKIP meraih predikat Fair Play Team, sementara Mukarom terpilih sebagai Pemain Terbaik.
Milanisti Sumedang berhasil mengoleksi tiga penghargaan kepada, Alda Gunawan dengan menyabet gelar Top Skorer, Aldi Setiawan terpilih sebagai Pemain Terbaik, dan tim mereka menyandang predikat terbaik.
Dengan kemenangan ini, Milanisti Sumedang bersama STKIP Pasundan berhak melangkah ke Grand Final Nasional SuperSoccer Euro Futsal Championship di Summarecon Bandung, 4-5 Oktober 2025.
Unsil yang menjadi runner-up Campus, serta Super Como Bandung dan United Indonesia Member of Bandung dari Fans Club, turut menyusul ke ajang nasional.
Baca Juga: Pantik Asa Sepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Sambangi 10 Kota
Perwakilan SuperSoccer Tries Pondang mengungkapkan, selain STKIP dan Minalisti, pada grand final nanti, runner-up kategori Campus, Unsil juga akan bertarung di tingkat nasional.
Sedangkan di kategori Fans Club menempatkan Milanisti Sumedang bersama Super Como Bandung sebagai runner-up serta United Indonesia Member of Bandung di peringkat tiga.
Tries menyebutkan, Grand Final Nasional akan diikuti 12 tim kategori Fans Club dari 4 regional. Sedangkan untuk kategori Campus, diikuti 8 tim.
Baca Juga: All Stars U14 & U16 Tancap Gas, 8 Tim Lolos ke Babak Perempat Final Piala Pertiwi
“Ada masing-masing 3 tim dari kategori Fans Club dan 2 tim dari kategori Campus dari 4 regional. yakni, Tasikmalaya, Surabaya, Purwokerto dan Jakarta,” ungkap Tries kepada awak media. Minggu (31/8/2025).
“Sehingga ada 12 tim kategori Fans Club dan 8 tim kategori Campus. Untuk Fans Club, terbagi menjadi 4 grup, dan masing-masing juara grup melaju ke Semifinal. Sedangkan kategori Campus, menerapkan sistem single round robbin, dengan 4 tim teratas masuk semifinal,” sambung Tries.
Baca Juga: Duel Sengit Piala Pertiwi All Stars 2025, Skor Tipis Warnai Penyisihan Grup Hari ketiga
Lebih dari 600 Tim Berebut Total Hadiah Rp1,7 Miliar
Lebih jauh Tries menjelaskan, sebelum memasuki final Regional Tasikmalaya, 12 tim Fans Club dan 8 tim Campus telah melewati babak City play-off yang digelar di 3 wilayah, yakni Subang, Garut, dan Bandung. Dengan jumlah peserta total mencapai 74 tim.
“Sedangkan total secara nasional, dari 4 regional, peserta mencapai 400-an tim kategori Fans Club, dan 200-an tim Campus. Atau total lebih dari 600 tim peserta,” jelas Tries.
Untuk hadiah, ujar Tries, penyelenggara total mengelontorkan uang pembinaan sebesar Rp1,7 miliar. Untuk juara 1, masing-masing sebesar Rp150 juta untuk kategori Fans Club, Sedang untuk kategori Campus sebesar Rp100 juga.
Baca Juga: 16 Tim Terbaik Siap Bersaing di Piala Pertiwi All Stars 2025 di Kudus
Ada juga hadiah untuk runner-up dan peringkat 3, serta pemain terbaik dan top skorer. Sedangkan di final Regional, Juara 1 mendapatkan Rp30 juta, Juara 2 Rp15 juta. Lalu Juara 3 Rp10 juta, dan Juara 4 Rp5 juta.
Untuk penyelenggaraan turnamen futsal yang memasuki tahun ke-5 ini, sambung Tries, pihaknya tetap mengemas konsep sportainment. Yakni menggabungkan kegiatan olahraga dengan hiburan.
Karena itu, selain pertandingan futsal, mengelar juga berbagai hiburan dan game. Serta ada laga eksebisi antara tim Super dan tim Soccer.
Kedua tim tersebut berisikan sejumlah mantan pemain timnas futsal, pemain Liga Pro Futsal, dan jebolan Euro Futsal Championship. Di antaranya Vennard Hutabarat, mantan pemain dan pelatih timnas futsal Indonesia.
Baca Juga: SDN 073 Pajagalan B & SDN 064 Jatayu Kembali Juara dan Naik Podium MLSC Bandung 2025
Milanisti Siap Ukir Sejarah di Grand Final
Sementara itu, Pelatih Milanisti Sumedang Simon Rain Volen Pandiangan mengaku senang bisa tampil sebagai juara, dan lolos ke grand final nasional.
Ia menilai timnya berhasil meraih gelar juara untuk pertama kalinya berkat kerja keras saat latihan dan kesiapan setiap pemain, meski persiapan berlangsung dalam waktu singkat
“Yang jelas euforianya luar biasa. Ini event antar-fans club yang sangat ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Jadi, ketika kita dengar Euro ini akan digelar, kita sudah benar-benar excited untuk mengikuti event ini,” ucap Simon.
Baca Juga: Debut Manis, HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers Raih Runner-up JSSL Singapore 7’s 2025
Untuk ke depannya, Milanisti juga ingin lebih berprestasi di babak Grand Final Nasional. “Untuk target, yang pasti kita ingin lolos nasional. Itu yang pasti. Kita optimistis,” tegas Simon.
Sedangkan top skorer Alda Gunawan mengaku bangga bisa membawa timnya mencapai puncak. Namun Alda tak mau berpuas diri dengan capaian diri dan timnya tersebut. Menurutnya, perjalanan masih panjang dalam menghadapi babak selanjutnya.
“Usaha kita belum selesai, masih ada partai grand final. Semoga di partai final, kita bisa menjadi juara. Tentunya dengan lolos membawa nama Milanisti Smedang,” ucap Alda.
“Intinya sangat senang sekali, dan semoga di match berikutnya diberikan kelancaran,” sambungnya.
Baca Juga: Super Chess Series III: FM Satria Duta Cahaya & Universitas Brawijaya Borong Gelar Juara
Ajang Regenerasi untuk Calon Bintang Timnas Futsal
Pada kesempatan berbeda, Vennard Hutabarat menyambut baik gelaran Euro Futal yang digelar Super Soccer ini. Menurutnya, turnamen ini menjadi ajang pembinaan bibit-bibit pemain futsal masa depan Indonesia.
“Saya pikir memang Jawa Barat khususnya ini menjadi satu tempat pembinaan futsal yang sangat luar biasa, karena juga sudah punya kompetisi. Saya pikir memang ini menjadi satu percontohan di mana setiap daerah harusnya bisa melakukan seperti ini,” ungkap Vennard.
“Ini tempat mereka (anak-anak) untuk bisa mengembangkan kemampuannya. Dan untuk pengembangan juga nantinya ke nasional. Karena kan dari anak-anak seperti ini mungkin yang akan menjadi pemain masa depan untuk timnas kita,” sambungnya.
Sejauh ini, sebut Vennard, sudah banyak jebolan Euro Futsal yang bermain di Liga Pro. Bahkan beberapa juga sudah masuk ke timnas. “Makanya saya bilang pembinaan seperti ini harus terus dikembangkan” pungkasnya.
Baca Juga: Pecatur Muda Bidik Rating dan Gelar di Turnamen Catur Internasional
Berikut daftar juara kategori Fans Club dan Kampus:
Juara Kategori Fans Club
- Milanisti Sumedang
- Super Como Bandung
- UI Member Bandung
- UI Subang
Best Player: Aldi Setiawan (Milanisti Sumedang)
Top Score: Alda Gunawan: 6 gol (Milanisti Sumedang)
Juara Katagori Kampus
- STKIP Pasundan
- Universitas Siliwangi
- Futsal Ekuitas
- UIN SSC Cirebon
Tim Fair Play: STKIP Pasundan
Top Score : Ahmad Dendi 9 Gol (UINSSC)
The Best Player: Mukharom (STKIP). (dsp)







