banner 500x188

Torehkan Prestasi di Kejurnas Menembak 2026, NPCI Kota Bandung Bawa Pulang 6 Medali

Torehkan Prestasi di Kejurnas Menembak 2026, NPCI Kota Bandung Bawa Pulang 6 Medali.(foto:ncpi kota bandung)
Torehkan Prestasi di Kejurnas Menembak 2026, NPCI Kota Bandung Bawa Pulang 6 Medali.(foto:ncpi kota bandung)

JuaraNews, Bandung – Tim menembak National Paralympik Committe Indonesia (NPCI) Kota Bandung berhasil meraih prestasi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak di Pusrehab Kementrian Pertahanan Tahun 2026.

Pada Kejurnas yang berlangsung di Jakarta 5-6 Agustus 2026 tersebut, tim NPCI Kota Bandung membawa pulang 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Pelatih kepala menembak NPCI Kota Bandung Fery Eryandi, mengatakan koleksi medali tersebut sekaligus menempatkan NPCI Kota Bandung juara Umum pertama tingkat Jawa Barat dan Juara kedua Nasional.

“Setelah direkap Kota Bandung di posisi ke 2 Nasional. Terpaut 2 perak dengan Provinsi Kalimantan Selatan yang meraih kalsel 3 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu. Tempat ketiga DKI Jakarta 2 medaki emas, 1 perak dan 2 medali perunggu,” kata Fery.

Baca Juga: Wyata Guna dan NPCI Kota Bandung Jalin Kolaborasi Demi Prestasi Atlet Disabilitas

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk ditingkat Jawa Barat NPCI Kota Bandung tampil sebagai juara umum mengungguli tim menembak NPCI Kabupaten Bogor di posisi kedua dan NPCI Kota Bogor di urutan ketiga.

Medali yang dikoleksi NPCI Kota Bandung ini diperoleh atas nama atlet Sunjaya yang turun di nomor R1 (10m AR standing SH1 Men) dengan score 582,2.

Dan atlet menembak putri Rohani menyabet 2 medali emas masing-masing di nomor R2 (10m AR standing SH1 women) dengan score 598,6 dan nomor R3 (10m AR prone SH1 Women) dengan score 118,9.

Sedangkan satu medali perak diraih atlet putri pendatang baru Linda Indryani yang turun di nomor R1 (10m AR standing SH1 Women) dengan score 534,0d.

Baca Juga: Dari Bidak Catur Menuju Kepemimpinan, Inspirasi Yadi Sofian di NPCI Kota Bandung

Dua medali perunggu lainnya diperoleh atlet Kafilah Azwin di nomor R3 (10m AR prone SH1 Men) dengan score 612,5. Dan Santi Rahmawati yang main di nomor R3 (10m AR prone SH1 Women) dengan score 586,3 an.

“Alhamdulillah. Para atlet memperlihatkan peningkatan prestasinya. Hasil ini langsung kita evaluasi begitu sampai di Bandung. Karena banyak hal secara tehnik dan mental yang masih harus kita poles. Jadi atlet saya minta jangan puas berlarut- larut,” ujarnya.

Fery yang didampingi pelatih lainnya dan Katarina Vieri serta Aris Munandar ini menyampaikan terima kasih kepada Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan atas dukungan dalam mengikuti Kejurnas menembak itu.

Kejuarnas ini langsung dimonitor Ketua Umum Yadi Sofyan, Wakil Ketua Dadan Nuryana, Bendahara Umum Endang Rohmana, Binpres Cepi Gunawan, Taufik Hidayat, Humas Bang Joel.

Yadi meminta agar atlet tidak cepat puas dengan hasil yang diraih saat ini, menurutnya masih ada agenda lainnya yang akan dihadapi di antaranya Peparda.

Pada Peparda nanti atlet menembak Kota Bandung menurut Yadi harus menambah pundi pundi medali empas.

“Saya minta atlet jangan cepat puas dulu. Latihan yang giat. Mumpung masih ada waktu menjelang Peparda. Karena lawan-lawan pun pasti meningkatkan latihannya,” pesan Yadi.