banner 500x188

RUPST bank bjb 2026 Tetapkan Susi Pudjiastuti dan Ayi Subarna jadi Komisaris dan Direktur Utama

Bank bjb melalui RUPST Tahun Buku 2025, Selasa (28/4/2026), mengangkat Susi Pudjiastuti menjadi Komisaris Utama (Komut) Independen.
Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb seusui menggelar RPUST Tahun Buku 2025, Selasa (28/4/2026). (foto: istimewa)

JuaraNews, Bandung – Bank bjb melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (28/4/2026), mengangkat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menjadi Komisaris Utama (Komut) Independen.

Di jajaran Dewan Komisaris, RUPST juga sepakat mengangkat Eydu Oktain Panjaitan sebagai Komisaris Independen.

Selain di jajaran Dewan Komisaris, RUPST kali ini juga menetapkan Ayi Subarna sebagai Direktur Utama (Dirut). Sebelumnya, Ayi menjabat Direktur Operasional merangkap Direktur Teknologi Informasi, sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Dirut, setelah wafatnya Dirut sebelumnya, Yusuf Saadudin pada 14 November 2025.

Di jajaran Dewan Direksi ini, ada sedikit perubahan dengan masuknya 3 nama baru dalam susunan direksi. Ketiganya, yakni Asep Dani Fadillah sebagai Direktur Kepatuhan, Herfina sebagai Direktur Operasional, dan Muhammad As’adi Budiman sebagai Direktur Teknologi Informasi.

Baca JugaGerak Cepat! BJB Tunjuk Ayi Subarna Jadi Plt Dirut Pasca Wafatnya Yusuf Saadudin

 

Dorong Figur Berintegritas di Manajemen bank bjb

Gubernur Jabar sekaligus pemegang saham pengendali bank bjb, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa dirinya merekomendasikan figur-figur berintegritas untuk memperkuat jajaran manajemen bank bjb, termasuk nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Ia menilai bahwa kehadiran tokoh berpengalaman dapat memperkuat arah kebijakan strategis perusahaan. “Saya merekomendasikan orang-orang dalam bank bjb yang menurut saya memiliki integritas,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berharap dengan dengan susunan pengurus baru ini, bank bjb bisa berkembang dan tak hanya menjadi bank milik pemerintah daerah. “Postur baru ini akan melahirkan bank yang kredibel bukan hanya eksis sebagai bank pemda tapi digemari di luar penda di seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya.

Adapun seluruh pengangkatan pengurus baru bank bjb Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, dengan susunan pengurus baru ini, Bank BJB diharapkan bisa berkembang dan tak hanya menjadi bank milik pemerintah daerah.

Baca JugaProfil Yusuf Saadudin, Sosok Visioner bank bjb yang Wafat di Masa Transformasi

 

7 Agenda Strategis RUPST bank bjb 2026

Dalam RUPST yang berlangsung secara hybrid di Bale Pakuan, Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata Kota Bandung, serta diikuti secara daring melalui platform eASY.KSEI tersebut, terdapat 7 agenda utama yang dibahas pemegang saham, mulai dari laporan keuangan hingga restrukturisasi manajemen.

Agenda pertama adalah persetujuan Laporan Tahunan serta pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025, termasuk pembebasan tanggung jawab direksi dan komisaris atas kinerja tahun berjalan.

Kedua, menetapkan penggunaan laba bersih dengan pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau setara Rp85,54 per lembar saham, yang menjadi bentuk apresiasi kepada pemegang saham. Ketiga, membahas penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit independen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lalu keempat adalah pembaruan Recovery Plan sebagai langkah mitigasi risiko menghadapi dinamika ekonomi makro. Kelima terkait perubahan anggaran dasar perusahaan seiring penetapan bank bjb sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK). Keenam, membahas perubahan struktur direksi untuk memperkuat transformasi digital dan peningkatan layanan. Dan ketujuh, mencakup pengangkatan pengurus baru baik Direksi maupun Dewan Komisaris, yang akan efektif setelah mendapatkan persetujuan hasil fit and proper test OJK.

Sepanjang tahun 2025, bank bjb sendiri mencatat kinerja positif dengan total aset mencapai Rp221,3 triliun. Catatan ini menjadikannya Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan aset terbesar di Indonesia. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan pasar, digitalisasi layanan, serta kolaborasi dengan pemegang saham utama.

Baca JugaIndustri Perbankan Berduka, Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin Tutup Usia

 

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb

Dewan Komisaris
Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti
Komisaris Independen: Novian Herodwijanto
Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan
Komisaris: Rudie Kusmayadi
Komisaris: Herman Suryatman
Komisaris: Tomsi Tohir

Dewan Direksi
Direktur Utama: Ayi Subarna
Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah
Direktur Keuangan: Hana Dartiwan
Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana
Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini
Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman
Direktur Operasional: Herfinia. (den)