JuaraNews, Bandung – Epriyanto Kasmuri terpilih sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2026/2030.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) Perbasi Jawa Barat yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 KONI Jabar, Sabtu (25/4/2026), Epriyanto Kasmuri unggul dari Raden Iman Firmansyah.
Dalam Musda tersebut, Epriyanto Kasmuri memperoleh 13 suara, sedangkan Raden Iman Firmansyah mendapatkan 12 suara.
Sebelumnya, Perbasi Jabar sudah menggelar Musda di Karsaland, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (14/2/2026) dan Epriyanto terpilih secara aklamasi.
Baca Juga: Ketua Terpilih PERBASI Jabar Epriyanto Kasmuri Tegas Tolak Caretaker dan Musda Ulang
Namun, DPP PERBASI mengeluarkan surat tertanggal 10 April 2026 lalu, yang berisi arahan mengenai pelaksanaan musyawarah daerah ulang serta pembentukan caretaker.
Epriyanto Kasmuri mengatakan, di Jawa Barat banyak pihak yang ingin mengabdi dan memajukan olahraga bola basket di antaranya dirinya dan Raden Iman Firmansyah.
“Oke, baik. Secara prinsip yang pertama saya bersyukur. Artinya memang di Jabar ini basket ingin maju, makanya menampilkan dua sosok yang memang sangat-sangat cinta dengan bola basket,” katanya.
“Pak Iman Firmansyah juga orang yang memang cinta dan juga punya dedikasi terhadap bola basket. Termasuk saya sendiri juga, saya juga sangat cinta dan juga mendedikasikan sebagian hidup untuk bola basket,” ucapnya.
Baca Juga: Konsep Baru IBL All Star 2026, Bandung Jadi Panggung Kolaborasi Besar
Lebih lanjut Epriyanto Kasmuri menuturkan, dalam Musda Perbasi Jabar ini bukan masalah menang dan kalah, karena semuanya memiliki tujuan yang sama ingin membawa basket Jabar lebih baik.
“Artinya hari ini Musda ini bukan antara kalah dan menang, tapi Musda kali ini adalah Jawa Barat berarti akan jauh lebih maju dan jauh lebih melangkah ke depan. Itu yang saya sampaikan,” jelasnya.

Epriyanto Kasmuri juga merangkul seluruh Pengcab dan tidak akan membeda-bedakan, walaupun dalam Musda berbeda pilihan.
“Sebetulnya dengan formatur lama yang sudah pernah kita ajukan ini akan kita coba formula ulang dikarenakan tadi kami juga sudah berkomitmen,” ungkapnya.
“Kita juga bersepakat bahwa pengurus di sini itu akan dikolaborasikan dari dua pendukung. Artinya tidak hanya dari pendukung saya, tapi juga dari pendukung Pak Raden Iman (bersatu),” jelasnya.
Epriyanto menuturkan, tim formatur diberikan waktu singkat untuk menyusun struktur kepengurusan baru.
Dalam waktu dua hari, pihaknya harus segera menyelesaikan administrasi dan mengajukannya ke KONI Jawa Barat serta DPP Perbasi.
“Dalam waktu dua hari ini insya Allah kita sudah langsung harus mengajukan lagi surat-menyurat kepada KONI Jawa Barat dan langsung kita tembuskan kepada DPP,” ungkapnya.
Terkait pelantikan, rencananya akan digelar dalam waktu dekat juga dan langsung dilakukan pengukuhan. Tapi yang penting adalah secara administratif.
“Karena pengukuhan menurut saya juga bukan sesuatu hal yang urgen, tapi yang paling urgen adalah bagaimana administrasi itu sudah dipenuhi,” ujarnya.
“Itu dalam bentuk rekomendasi KONI Jawa Barat dan juga SK dari DPP Perbasi Indonesia, gitu,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan fokus utama ke depan adalah persiapan menghadapi Porprov serta peningkatan prestasi berkelanjutan.
Targetnya, Jawa Barat mampu meraih medali emas pada PON 2028 setelah sebelumnya hanya meraih tiga medali tanpa emas di 2024.
“Setiap Pengcab dalam satu tahun akan kami berikan dua kuota sertifikasi gratis untuk pelatih dan wasit, agar daerah tidak perlu mendatangkan dari luar dan bisa menekan biaya,” pungkasnya.







