banner 500x188

Mendikdasmen Luncurkan IKAN, Perkuat Sekolah Bebas Narkoba dari TK hingga SMA

Kemendikdasmen melindungi generasi muda melalui penguatan karakter dan penciptaan lingkungan sekolah bebas narkoba.
Mendikdasmen Luncurkan IKAN, Perkuat Sekolah Bebas Narkoba dari TK hingga SMA. (foto:ist)

JuaraNews, Surabaya – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen Kemendikdasmen melindungi generasi muda melalui penguatan karakter dan penciptaan lingkungan sekolah bebas narkoba.

Ia menyampaikan komitmen tersebut usai menghadiri peluncuran Program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar. BNN RI bersama Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar kegiatan itu pada Kamis (12/2/2026).

Mu’ti menyebut kolaborasi Kemendikdasmen dan BNN sejalan dengan Asta Cita Presiden, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), serta visi budaya ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Indah).

Baca Juga: Legalitas dan Masa Depan Demokrasi

Ia menegaskan sekolah harus menjadi ruang aman yang melindungi murid dari ancaman fisik, mental, dan spiritual, termasuk bahaya narkoba.

“Program ini merupakan langkah nyata Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama BNN untuk membangun lingkungan dan budaya sekolah yang bersih dari narkoba,” ujar Mu’ti.

Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menyatakan BNN akan mengakselerasi IKAN ke seluruh jenjang pendidikan dari TK hingga SMA dengan memasukkan materi antinarkoba ke mata pelajaran yang sudah ada tanpa menambah beban siswa.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Narkoba di Pesisir, BNN Tetapkan 4 Desa Bersinar di Garut

“Kami memasukkan materi ke subjek seperti Biologi, Matematika, dan lainnya sehingga tidak membebani anak-anak,” jelas Suyudi.

Rektor UNESA Nurhasan menambahkan UNESA telah mengintegrasikan kurikulum P4GN di Labschool UNESA serta melaksanakan tes urin rutin bagi pimpinan dan mahasiswa.

Ke depan, Kemendikdasmen akan memperkuat program melalui pelatihan guru dan mendorong keterlibatan aktif murid lewat OSIS serta kegiatan ekstrakurikuler agar nilai antinarkoba menjadi budaya hidup positif di sekolah. (dsp)