banner 500x188

Call Taker 112 Atasi Kegawatdaruratan di Bandung Siaga 24 Jam

Call Taker 112 Bandung adalah layanan gawat darurat yang bisa dihubungi kapan saja dan di mana saja oleh warga Bandung.
Para petugas Call Taker112 sedang bertugas di masa mudik Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M. (foto: humas pemkot bandung)

JuaraNews, Bandung – Berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara tercinta merupakan hal yang di nanti saat Hari Raya Idulfitri. Tetapi ada sejumlah pekerjaan atau yang membuat momen tersebut menjadi sesuatu yang mahal. Salah satunya, para Call Taker 112 Kota Bandung. Pasalnya, mereka harus bersiaga selama 24 jam untuk menangani menangani berbagai situasi darurat demi kenyamanan dan keselamatan warga Bandung.

Perlu diketahui, Call Taker 112 Bandung adalah layanan gawat darurat yang bisa dihubungi kapan saja dan di mana saja oleh warga Bandung. Layanan bebas pulsa ini melayani berbagai jenis panggilan darurat, seperti kecelakaan, kebakaran, kejahatan, hingga bencana alam. Siapa pun yang membutuhkan bantuan bisa langsung menghubungi 112, dan para petugas siap memberikan respons secepatnya.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Pastikan Wisatawan Nyaman dan Aman 

Bagi para Call Taker 112, setiap panggilan adalah sebuah tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya merespons kejadian darurat, tetapi juga memberikan rasa aman dan membantu menyelesaikan masalah dengan cara yang profesional.

Mereka adalah ujung tombak yang menjaga ketenangan Kota Bandung, tanpa mengenal waktu, termasuk saat liburan seperti Lebaran. Salah satu petugas Call Taker 112, yaitu Indy. Tahun ini ia terpaksa tak bisa berkumpul bersama keluarganya saat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah ini.

Meskipun ia tahu bahwa tugasnya sangat penting, tetap saja ada rasa rindu yang mendalam kepada anak, istri, dan orang tua.

“Kalau sudah menerima kasus dan kasusnya selesai ditangani, saya merasa senang karena bisa membantu orang walaupun secara tidak langsung,” ujar Indy.

“Dukanya, di momen libur Lebaran seperti ini kita tetap masuk bekerja karena layanan 112 itu 24 jam. Jadi susah bertemu keluarga, anak, dan orang tua,” imbuhnya.

 

Pengorbanan Call Taker 112

Bagi Indy dan rekan-rekannya di Call Taker 112, ini adalah pengorbanan yang harus di lakukan demi menjaga keselamatan warga Kota Bandung. Meski berada jauh dari keluarga, mereka memiliki tugas mulia untuk selalu siap siaga.

Sebagai wujud komitmen, layanan Call Taker 112 juga bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan setiap kejadian darurat dapat tertangani secara efektif dan tepat waktu.

Dengan demikian, warga Kota Bandung bisa menjalani momen Lebaran dengan tenang, mengetahui bahwa mereka terlindungi oleh layanan yang selalu ada, tanpa henti.

Untuk menghormati para petugas, gunakan layanan 112 jika memang terjadi kegawatdaruratan. Jangan pernah menelpon untuk memberikan informasi palsu atau sekadar iseng. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *