JuaraNews, Bandung – Para pemain Persib Bandung menyatakan kesiapannya menghadapi Manila Digger FC pada play-off AFC Championship League Two (ACL 2) yang akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).
Penyerang anyar Persib Mariano Peralta menegaskan, tim pelatih telah menggembleng fisik dan taktik melalui porsi latihan berintensitas tinggi selama beberapa hari terakhir untuk meraih hasil maksimal pada laga nanti.
“Persiapannya sangat baik. Kami sudah menjalani beberapa hari latihan yang cukup intens. Kemarin kami beristirahat, jadi kami memiliki waktu empat hari untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Kami tahu pertandingan ini sangat penting,” ujar Peralta, dikutip laman resmi klub.
Peralta pun mewaspadao kekuatan calon lawan yang merupakan juara Philippines Football League tersebuy. Menurut pemain asal Argentina tersebut, Manila Digger bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata. Apalagi klub asal Filipina tersebut memikul ambisi besar untuk melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Asia, setelah pada musim lalu langkahnya digagalkan Maung Bandung.
“Kami tahu mereka adalah tim yang bagus. Pertandingan nanti akan sangat sulit. Selain itu, mereka juga memiliki kesempatan untuk lolos ke Champions (ACL 2),” pungkas Peralta.
Baca Juga: Ini Alasan Persib Pinjamkan Ramon Tanque, Persita Siap Menampung?

Julio Cesar Optimistis Raih Hasil Positif
Kesiapan pun ditegaskan center bek Julio Cesar yang menilai persiapan timnya berjalan semakin baik. Setelah menjalani rangkaian latihan dan pemusatan latihan, para pemain juga mulai semakin memahami karakter satu sama lain, termasuk para pemain anyar yang bergabung pada musim ini.
“Kami sudah melakukan persiapan dengan sangat baik, sekarang semakin meningkat. Sekarang semua orang sudah semakin saling mengenal satu sama lain. Kondisi fisik kami juga menjadi semakin baik. Saya pikir pada tanggal 31 (Agustus) nanti, kami sudah siap untuk bertanding di babak play-off ini,” jelas Julio.
Menurutnya, proses membangun kekompakan menjadi bagian penting dalam persiapan Maung Bandung. Banyaknya pemain baru membuat tim membutuhkan waktu untuk menyatukan pemahaman permainan, namun perkembangan selama beberapa pekan terakhir membuatnya optimistis.
Apalagai Persib mendapatkan kesempatan menguji perkembangan tim melalui Piala Presiden dan Dewata Challenge Series 2026. Dari dua turnamen pramusim tersebut, skuat Persib mendapatkan pengalaman penting sebelum memasuki kompetisi resmi.
Julio Cesar juga menyadari Manila Digger bukan lawan yang mudah. Karena itu, Persib tetap harus menunjukkan performa terbaik di lapangan dan tidak hanya mengandalkan kualitas individu yang dimiliki.
Pemain asal Brasil ini optimistis timnya bisa meraih hasil positif karena memiliki kedalaman skuat yang baik. Menurutnya, hampir setiap posisi kini memiliki sejumlah pemain berkualitas yang bisa memberikan kontribusi bagi tim.
“Saya pikir musim ini kami punya banyak pilihan. Di setiap posisi, ada pemain-pemain hebat. Persib semakin berkembang dan sekarang kami punya bintang-bintang besar, tapi kami juga tentu harus membuktikannya di lapangan,” pungkas Julio.
Baca Juga: Igor Tolic Bicara Soal Kondisi Persib dan Kekuatan Manila Digger

Beckham Siap Ulang Kesuksesan Musim Lalu
Sedangkan gelandang serang Beckham Putra Nugraha program latiham yang diberikan tim pelatih sudah cukup menjadi bekal bagi skuat Maung Bandung menghadapi laga nanti. “Persiapan sangat bagus. Kita juga sudah melakukan pemusatan latihan di Bali. Jadi persiapan yang sangat cukup untuk kita menghadapi lawan Manila di tanggal 31. Semoga dengan persiapan di Dewata kemarin menjadi modal kita untuk melawan Manila,” kata Beckham.
Laga sendiri dipastikan digelar tanpa penonton setelah Persib terkena sanksi FIFA atas kericuhan penonton pada lga 16 Besar ACL 2 musim lalu, saat menghadapi Ratchaburi FC. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan harapan Beckham untuk tetap mendapatkan dukungan Bobotoh. Ia justru mengingatkan Bobotoh agar menjadikan situasi ini sebagai pelajaran untuk lebih tertib dan mematuhi regulasi yang berlaku.
Menurut Beckham, AFC memiliki aturan dan sanksi yang sangat ketat sehingga kedisiplinan suporter menjadi hal penting bagi perjalanan Persib di kompetisi Asia. “Tentunya ini jadi catatan untuk Bobotoh untuk bersikap lebih baik lagi di dalam stadion, karena kita tahu AFC sangat detail untuk hukuman dan lain-lain. Harapannya tentunya ini jadi tambahan untuk tetap positif, untuk mendukung kita terus,” ujarnya.
Meski tidak akan disaksikan langusng oleh bobotoh di stadion, Beckham berharap Bobotoh tetap memberikan dukungan moral dan doa. Baginya, dukungan tersebut tetap menjadi energi penting bagi para pemain yang akan berjuang di lapangan.
“Berharap selalu keep in touch bersama pemain juga, karena ini jadi energi bagus buat kita pemain. Kehadiran Bobotoh sangat penting untuk kita. Kami membutuhkan dukungan Bobotoh dan semoga di tanggal 31, meskipun tidak ada Bobotoh, kita memohon doa dan dukungannya. Karena ini laga penting buat kita untuk masuk ke ACL 2,” papar pemain bernomor punggung 7 tersebut.
Beckham juga memiliki modal kepercayaan diri dari pertemuan Persib dengan Manila pada musim sebelumnya. Saat itu, kontribusinya melalui sebuah umpan matang turut membuka jalan bagi gol kemenangan Persib yang dicetak Uilliam Barros. Pada laga yang digelar 13 Agustus 2025 tersebut, Persib menang dengan skor 2-1.
Pengalaman tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Beckham untuk kembali membantu Maung meraih hasil positif. Ia berharap catatan manis tersebut bisa kembali terulang pada pertandingan nanti.
“Harapannya kita bisa menang kembali melawan Manila, karena kita punya hasil yang bagus di musim lalu untuk mengalahkan Manila di kandang. Semoga bisa terulang kembali dan bisa bawa Persib lolos ke babak utama ACL 2,” pungkas Beckham. (den)
Baca Juga: Ini 32 Pemain Persib Bandung yang Berjuang di Super League 2026-2027







