JuaraNews, Bandung – Atmosfer persaingan sengit mewarnai gelaran Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 yang berlangsung di Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), 17 hingga 22 Mei 2026.
Turnamen antar student-athlete ini menjadi panggung unjuk kemampuan bagi para pebasket kampus terbaik se-Jawa Barat untuk menunjukkan kualitas permainan, semangat sportivitas, serta daya saing mereka dalam atmosfer kompetisi yang penuh gengsi dan antusiasme tinggi.
Regional Bandung menjadi seri keempat setelah sebelumnya sukses digelar di Surabaya, Yogyakarta, dan Samarinda. Sebanyak 13 perguruan tinggi ambil bagian pada kompetisi ini, terdiri dari 12 tim putra yang terbagi ke dalam empat grup serta tujuh tim putri dalam dua grup.
Mengusung format setengah kompetisi atau round-robin, setiap tim saling berhadapan satu kali di fase grup. Khusus kategori putra, tim terbaik melaju ke fase perempat final, sementara kategori putri langsung memainkan Regional Playoffs atau semifinal.
Baca Juga: Campus League Resmi Diluncurkan, Buka Era Baru Pembinaan Atlet Mahasiswa
Duel Klasik Sarat Gengsi
Laga semifinal tim putri pada Kamis (21/5/2026) menghadirkan duel klasik penuh gengsi antara Universitas Kristen Maranatha dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Maranatha sukses menundukkan Unpad dengan skor meyakinkan 64-36 dan memastikan tiket ke partai final.
Pelatih tim putri Universitas Kristen Maranatha, Arif Gunarto, mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tampil disiplin meski dengan komposisi skuad terbatas.
“Walaupun kami hanya memiliki pemain inti yang berpengalaman lima orang, tapi mereka berjuang mati-matian untuk menang melawan Unpad yang juga tampil tangguh. Untuk final besok anak-anak harus recovery, menyiapkan kondisi fisik dan mental yang cukup serta menjaga fokus permainan. Saya selalu terapkan ke mereka bahwa setiap pertandingan itu adalah final,” tegas Coach Arif.
Pemain andalan Maranatha, Berlian Yesi Triutari, juga mengakui laga melawan Unpad sangat menguras energi. Namun menurutnya, kekompakan tim menjadi faktor utama kemenangan.
“Sebelum buzzer quarter akhir berbunyi kita harus terus berjuang, jangan pernah merasa capek. Kita semua harus enjoy dalam bermain, kuncinya kita harus kompak saling menyemangati dan menjaga komunikasi baik di dalam maupun luar lapangan,” ujar pemain timnas 3×3 basketball yang tampil di Asian Beach Games 2026 di Sanya, Tiongkok tersebut.
Baca Juga: Duel Pamungkas M. Zidane vs Asep Lukman Panaskan Final Trial Game Dirt 2025 di Bandung
Pada semifinal putri lainnya, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) turut memastikan tiket final setelah menaklukkan tuan rumah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dengan skor 61-44. Kemenangan tersebut membuat partai final sektor putri dipastikan berlangsung sengit.
ITHB Tampil Perkasa

Sementara itu pada semifinal kategori putra, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) tampil dominan saat menghadapi Universitas Widyatama. ITHB berhasil mengamankan kemenangan telak 73-45 sekaligus memastikan langkah ke final.
Meski menang meyakinkan, Pelatih ITHB Ricky Gunawan menilai timnya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi, terutama dalam aspek pertahanan.
“Di quarter awal defense kami sudah rapi, masuk quarter kedua Widyatama melakukan adjustment defense sehingga cukup menyulitkan kami. Butuh waktu cukup lama agar anak-anak bisa counter attack sampai akhirnya cukup jauh meninggalkan Widyatama,” ungkapnya.
Baca Juga: Milanisti Sumedang & STKIP Pasundan Tampil Perkasa di SuperSoccer Euro Futsal Championship
Kapten tim putra ITHB, Muhammad Raisha, mengaku puas dengan performa tim yang mampu keluar dari tekanan lawan dan menjaga konsistensi permainan hingga akhir laga.
“Kami sudah berlatih bersama-sama, membangun kepercayaan satu sama lain, karena dalam basket itu bagaimana kita bisa bermain kooperatif dan kompak dengan tim. Selama permainan, kami selalu ikuti instruksi Coach Ricky, jadi kami bisa keluar dari tekanan lawan,” ujar pemain bernomor punggung 11 yang mencetak triple-double dalam pertandingan tersebut.
Adapun juara dan runner up Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 nantinya akan melaju ke tahap The National yang mempertemukan tim-tim terbaik dari regional Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta pada 6 hingga 13 Juni 2026 mendatang.
Seluruh informasi resmi mengenai jadwal, hasil pertandingan, klasemen, serta berita terbaru kompetisi dapat Anda akses secara lengkap melalui situs resmi campusleague.id. (dsp)







